Hukuman mati untuk 'pembantai' Jalalabad

Terbaru  14 Juni 2011 - 14:03 WIB
Zar Ajam

Zar Ajam mengatakan akan membunuh lebih banyak jika ada kesempatan.

Seorang pria yang menembak mati 42 orang saat merampok bank di Jalalabad, Afghanistan dijatuhi hukuman mati.

Pengadilan menjatuhkan hukuman mati atas Zar Ajam -yang merupakan warga Pakistan- bersama warga Afhganistan yang membantunya, Matiullah, seperti dijelaskan seorang pejabat pengadilan, Abdul Malik Kamawi.

Serangan itu merupakan salah satu serangan yang paling brutal yang dilakukan Taliban pada masa perang Afghanistan selama sepuluh tahun belakangan.

Hukuman mati itu masih harus dikukuhkan oleh Presiden Hamid Karzai, yang sebelumnya mengeluarkan pernyataan Ajam pantas diganjar hukuman gantung.

Rekaman video yang terekam dari dalam cabang bank pada hari serangan memperlihatkan seorang pria bersenjata memasuki ruangan dengan mengenakan seragam polisi.

Ajam tidak memperlihatkan penyesalan atas tindakannya. Dalam wawancara dengan BBC beberapa waktu lalu dia juga mengatakan akan membunuh orang-orang lainnya jika memang ada kesempatan.

Sementara itu pria lainnya, Matiullah dinyatakan bersalah karema menyediakan akomodasi kepada Ajam.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.