BBC navigation

Ratusan penyu ditemukan di bagasi

Terbaru  2 Juni 2011 - 20:37 WIB
Seeokor penyu

Sebagian jenis penyu dilarang diperdagangkan karena terancam punah

Para pejabat bea dan cukai di bandar udara Bangkok, Thailand, menemukan 450 penyu dan sejumlah binatang melata lainnya di dalam bagasi dalam penerbangan dari Bangladesh, Rabu (1/6).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Thailand Prasong Poontaneat mengatakan ratusan penyu dan binatang-binatang melata lainnya diduga diselundupkan oleh seorang warga Bangladesh.

Namun pria tersebut memutuskan tidak mengambil koper-kopernya di pengambilan bagasi dan kemudian melarikan diri.

Kasus ini terkuak ketika seorang penumpang asal India tidak menemukan bagasinya dan petugas memeriksa koper-koper yang belum diambil penumpang.

Diantara binatang melata yang ditemukan adalah gharial, semacam buaya asli India, dan penyu bintang juga asli India. Binatang-binatang itu tercatat sebagai spesies yang terancam punah.

Poontaneat menambahkan sebagian besar binatang melata yang ditemukan sebenarnya dilarang diperdagangkan. Binatang-binatang itu akan dijadikan barang bukti dan untuk sementara diurus oleh petugas suaka alam.

Sejumlah pejabat memperkirakan ratusan penyu dan sejumlah binatang yang disita ini bernilai sekitar US$30.000 dan kemungkinan akan dibawa ke sebuah pasar di Bangkok.

Di pasar itu kadang-kadang diperdagangkan spesies yang terancam punah.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.