Bob Dylan 'pernah' kecanduan heroin

Terbaru  23 Mei 2011 - 16:14 WIB
Bob Dylan

Bob Dylan ketika berusia 24 tahun mengaku kecanduan heroin di New York City

Penyanyi rock-folk legendaris Ameriia Serikat yang pernah manggung di Cina Bob Dylan mengaku pernah kecanduan heroin.

Hal ini terungkap menjelang perayaan ulang tahun Bob Dylan ke-70.

BBC memperoleh fakta itu dari sebuah wawancara ketika Dylan sedang berada di puncak ketenarannya.

Rekaman yang belum pernah diperdengarkan di depan umum itu diambil sahabat Dylan, Robert Shelton ketika sedang dalam pesawat tahun 1966.

Suara rekaman Dylan itu diperoleh ketika penelitian mengenai biografi Dylan karya Shelton, No Direction Home.

Menurut wartawan BBC Rebecca Jones yang memiliki akses ekslusif terhadap rekaman yang dibuat Dylan, tahun 1966 penyanyi ini dipuji sebagai orang yang memiliki suara paling penting dalam generasinya.

Namun pada usia 24 tahun, Dylan berjuang keras melawan kecanduan heroin.

Mengaku kecanduan

Bulan Maret dalam satu perjalanan pesawat dia mengatakan kepada sahabatnya bahwa dirinya kecanduan heroin.

"Saya kecanduan heroin di kota New York. Saya sangat kecanduan saat itu. Saya punya kebiasaan menghabiskan uang US$25 untuk heroin ini," katanya.

"Saya kecanduan heroin di New York City. Saya sangat kecanduan saat itu. Saya punya kebiasaan menghabiskan uang US$25 untuk heroin ini"

Bob Dylan

Dalam sebuah rekaman Dylan juga mengaku berkeinginan untuk bunuh diri ketika setiap orang menyebutnya dia jenius.

Kini film mengenai rekaman-rekaman Dylan ini sedang diproduksi.

Dylan baru saja tampil di Vietnam dan Cina. Saat di Cina dia dikritik karena tidak menampilkan lagunya yang yang bernada protes seperti The Times They Are A-Changin dan Blowin' in the Wind.

Namun dalam pernyataan yang dipasang di situsnya, Dylan menekankan tidak tahu menahu mengenai penyensoran dan menyatakan dia dan band yang mendampinginya memainkan semua lagu yang mereka rencanakan.

Bob Dylan menjadi terkenal di tahun 1960-an sebagai ikon gerakan antiperang di era Perang Vietnam.

Lagu-lagunya seperti The Times They Are a-Changin' dan Like a Rolling Stone menjadi simbol perlawanan terhadap budaya populer saat itu, dan Dylan menjadi ikon generasi yang kecewa.

Link terkait

Topik Terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.