Novel Salman Rushdie difilmkan

Terbaru  19 Mei 2011 - 20:33 WIB
Salman Rushdie

Salman Rushdie menulis sendiri skenario film yang diangkat dari novel "Anak-anak Tengah Malam"

Tanpa banyak publikasi, film adaptasi dari novel "Midnight's Children" (Anak-anak Tengah Malam) karya Salman Rushdie telah selesai melakukan pengambilan gambar di Sri Lanka.

Sutradara Kanada, Deepa Mehta, sengaja mengambil lokasi pengambilan gambar di Sri Lanka, bukan India atau Pakistan yang merupakan setting asli novel tersebut, untuk menghindari kemungkinan penentangan dari kelompok-kelompok agama.

"Salman Rushdie pernah bermasalah dengan kelompok-kelompok Islam. Saya pernah bermasalah dengan kelompok-kelompok Hindu," kata Mehta kepada koran Kanada The Globe and Mail yang diberi akses menyaksikan pengambilan gambar di Sri Lanka.

Kantor berita AFP mengatakan semua aktor dan awak film menandatangani perjanjian untuk tidak berbicara mengenai proyek film ini kepada pihak luar selama pengambilan gambar dilakukan.

Namun pembuatan film ini bocor dan muncul keberatan dari Iran. Pihak yang mengeluarkan izin di Sri Lanka kemudian meminta Mehta menghentikan pembuatan film tersebut.

Pada 1989 rezim Iran mengeluarkan fatwa hukuman mati untuk Rushdie karena menulis novel "Ayat-ayat Setan" yang memaksanya meminta perlindungan polisi Inggris selama bertahun-tahun.

Mehta mengajukan banding ke Presiden Mahinda Rajapakse yang kemudian memutuskan pengambilan gambar bisa diteruskan.

Sempat terhenti

"Kami berupaya keras menghindari kontroversi yang mungkin timbul. Namun Iran mengetahui pembuatan film dari novel Rushdie ini"

Divraj Perera

Perusahaan film Sri Lanka, Film Team yang terlibat dalam proyek ini, membenarkan bahwa pengambilan gambar telah selesai.

"Kami berupaya keras menghindari kontroversi yang mungkin timbul. Namun Iran mengetahui pembuatan film dari novel Rushdie ini," kata Divraj Perera, direktur Film Team kepada AFP.

Novel "Anak-anak Tengah Malam" setebal 600 halaman memenangkan penghargaan buku di Inggris, Booker, pada 1981. Banyak kalangan mengatakan sulit membuat film dari novel ini karena plot, tokoh, dan setting yang sangat rumit.

Adaptasi lima seri untuk televisi yang ditulis sendiri oleh Rushdie tidak pernah diproduksi.

Novel ini bertutur tentang India sebelum dan sesudah kemerdekaan di mata Saleem Sinai, yang lahir pada tengah malam kemerdekaan India pada 5 Agustus 1947. Pada 1993 novel ini menyabet predikat "Booker of Bookers" atau novel terbaik yang pernah memenangkan penghargaan Booker.

"Nyawa novel ini tidak hilang di film yang saya garap. Saya berharap aspek emosinya juga tidak mati," kata Mehta kepada koran The India Times.

Film berbahasa Inggris, Hindi, dan urdu ini akan diputar dengan judul "Angin Perubahan" mulai pertengahan tahun depan dan sejumlah negara mengatakan siap mengedarkan film ini antara lain Kanada, Inggris, Prancis, dan Jepang.

Rushdie menulis skenario film dan terlibat dalam pemilihan para pemeran.

Topik Terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.