Lukisan Gauguin dirusak

Terbaru  5 April 2011 - 16:35 GMT
Gauguin

Lukisan dua wanita Tahiti ini dipamerkan Selasa pagi

Seorang wanita berusaha merusak lukisan seniman asal Prancis Paul Gauguin di National Gallery Washington, AS karena memandang pelukis Prancis tersebut sama dengan penjahat, kata berkas pengadilan.

Susan Burns memukul Dua Wanita Tahiti dan berusaha menarik lukisan tersebut dari dinding galeri hari Jumat, kata para petugas.

Lukisan buatan tahun 1899 yang memperlihatkan payudara telanjang dua wanita tersebut tidak sampai rusak karena karya seni tersebut dilindungi penutup plastik.

Susan dituduh berusaha mencuri dan merusak. Dia ditahan dan sedang menunggu pemeriksaan kejiwaan.

Jumat sore dia memukul penutup plexiglass diantara kanvas dan bingkai lukisan.

Wanita cantik dan misterius

Petugas musium berhasil menghentikan tindakan Susan dan menahannya.

Susan Burns yang berusia 53 tahun berasal dari Virginia.

Dia mengatakan kepada polisi lukisan tersebut harus dibakar, demikian catatan pengadilan yang dilihat kantor berita Associated Press.

"Saya merasa Gauguin sama dengan penjahat," katanya seperti dikutip polisi.

"Dia menampilkan lukisan tanpa busana dan ini buruk bagi anak-anak. Dia melukis dua wanita dan ini sangat bersifat homoseksual."

Lukisan minyak berukuran 94x75,4 cm ini dipinjamkan the Metropolitan Museum of Art New York.

Dalam lukisan ini dua wanita Tahiti berwarna kulit keemasan terlihat membawa bunga.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.