Kampanye anti Valentine di Malaysia

Terbaru  13 Februari 2011 - 14:02 GMT
Hari Valentine

Hari Valentine secara historis dianggap berkaitan dengan agama Kristen.

Pihak berwenang Malaysia meningkatkan kampanye untuk menghentikan umat Islam di negara itu merayakan hari Valentine atau hari kasih sayang, 14 Februari.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassing, mengatakan bahwa berdasarkan perspektif Islam, perayaan tentang cinta yang romantis itu tidak tepat untuk umat Muslim, yang mencaoai dua pertiga dari 28 juta penduduk Malaysia.

Sebelumnya beredar pamflet dari Departemen Pengembangan Islam milik pemerintah yang memperingatkan agar kaum muda Malaysia tidak terperangkap dalam hari Valentine.

Kepala departemen, Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz, mengatakan Islam tidak pernah menolak hal baik yang dibawa Dunia Barat, antara lain dengan menerima hari Ibu dan hari Ayah.

"Pada saat yang sama, Islam akan menolak semua hal, baik itu dari budaya Timur, jika bertentangan dengan Islam," katanya seperti dikutip kantor berita Bernama.

Fatwa 2005

"Pada saat yang sama, Islam akan menolak semua hal, baik itu dari budaya Timur, jika bertentangan dengan Islam."

Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz

Bagaimanapun sebenarnya tidak ada undang-undang yang melarang umat Islam di Malaysia merayakan hari Valentine.

Kampanye anti hari Valentine ini, seperti dilaporkan wartawan BBC Vivien Marsh, didasarkan pada fatwa enam yang dikeluarkan tahun 2005.

Saat itu para ulama Malaysia memutuskan bahwa perayaan hari kasih sayang itu secara historis berkaitan dengan agama Kristen dan menyebutnya sebagai kegiatan yang dilarang dalam Islam.

Dengan kata lain ada kekhawatian jika pesan-pesan yang bermakna romantis akan menggoda kaum muda untuk melakukan hubungan seks pra pernikahan.

Beberapa negara bagian mengatakan akan melaksanakan pemeriksaan moral atas kaum muda Islam pada Senin 14 Februari, namun umat agama lain tidak masuk dalam kampanye ini.

Jelas tidak semua warga Malaysia setuju dengan kampanye anti hari Valentine dan seorang politisi yang beragama Islam mengatakan akan memberikan istrinya bunga.

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.