Sampel bir tertua diteliti

Terbaru  9 Februari 2011 - 03:32 GMT
Bir tertua

Penelitian terhadap bir tertua di dunia dilakukan oleh penguji profesional

Sampel bir tertua di dunia diambil untuk diteliti kandungannya dan cara pembuatannya, agar dapat dibuat kembali.

Juli 2010 lalu, botol-botol bir yang diperkirakan tertua di dunia ini, ditemukan dalam kapal yang karam di laut Baltik sekitar tahun 1800 - 1830.

Lima botol diantaranya terbukti merupakan bir tertua yang ditemukan.

Para penyelam menemukan dua tiang kapal di kedalaman sekitar 50 meter di kepulauan Aland, yang berada diantara wilayah negara Swedia dan Finlandia di laut Baltik.

Kapal itu diperkirakan berlayar menuju Kopenhagen di Denmark dan St Petersburg, yang menjadi ibukota Rusia.

Operasi pengangkatan mengambil sekitar 145 botol, termasuk buatan Heidseck, Veuve Clicquot, dan Juglar.

Penelitian terhadap sampel bir tertua dilakukan oleh empat penguji profesional.

"Mereka mengatakan telah mengetes bir yang paling tua, dan tidak ada kejutan, atau rasa terbakar. Tetapi rasanya sedikit asam - yang berarti fermentasi masih terjadi dalam botol dan kemudian menjaid asam," kata Annika Wilhelmson dari pusat penelitian teknik Finlandia VTT.

VTT merupakan komisi yang dibentuk Pemerintah lokal pulau Aland untuk meneliti resep bir tertua itu.

"Kami kami akan mencoba melihat apakah dapat menemukan jenis ragi atau sel mirokba lain, karena sangat menarik mengetahui memproduksi beer," jelas Dr Wilhelmson.

"Sejauh ini kami melihat dari mikroskop ditemukan ragi dan sel bakteri, tetapi kami tidak tahu apakah dalam kondisi hidup atau mati. Jika kami tidak dapat menemukan mikroba yang masih hidup, kami akan mencari melalui tes DNA dan mencoba membandingkan dengan ragi buatan sekarang, untuk mengetahui persamaan dan perbedaan keduanya."

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.