Terbaru  4 Januari 2011 - 09:16 GMT

Piton bertuah Kamboja menikah

ular piton

Warga Kamboja sebagian besar percaya takhayul

Ratusan warga Kamboja merayakan pernikahan dua ular karena percaya peristiwa itu akan membawa rejeki dan perdamaian bagi warga yang hadir.

Ular betina bernama Chamreun, ular jenis piton sepanjang 4,8 meter, mengawini ular jenis yang sama namun lebih kecil di satu desa sebelah selatan dari ibukota Phnom Penh.

Biksu agama Budha memberkati pasangan ular itu dan warga desa melempar bunga dalam upacara selama dua jam ini.

Sebagian besar warga Kamboja percaya takhayul dan menyatukan praktek animisme dengan agama Budha.

Animisme adalah kepercayaan bahwa roh bisa ada dalam makhluk hidup dan benda lainnya.

Pasangan bahagia

"Kami menyelenggarakan upacara perkawinan bagi ular piton ini untuk mengusir nasib buruk dan membawa kemujuran serta kebahagiaan bagi desa kami," ujar Neth Vy, pemilik Chamreun.

"Kami diberitahu [peramal] bahwa kedua ular itu suami istri dan harus tinggal bersama, dan jika mereka tidak kami kawinkan kami akan bernasib sial," ujarnya seperti dikutip kantor berita AFP.

Neth Vy mengatakan menemukan ular miliknya itu ketika sedang memancing tahun 1994, dan kini merupakan bagian dari keluarganya.

Dia menegaskan sejak memelihara ular itu keluarganya tidak pernah tertimpa nasib sial.

Sementara itu, pasangan baru Chamreun bernama Krong Pich yang ditangkap 13 hari lalu oleh warga desa tetangga.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.