Terbaru  24 Desember 2010 - 12:19 GMT

Bebek pulang setelah ribuan kilometer terbang

Bebek terbang

Bebek melakukan migrasi menempuh ribuan kilometer sampai ke kutub

Seekor bebek betina pulang ke Hongkong sesudah melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer.

Setahun lalu Dana Satwa Liar, WWF di Hongkong memasang alat pelacak pada 23 ekor bebek yang memancarkan pola migrasi mereka.

Bebek betina ini dilaporkan tiba di Hongkong Jumat pagi.

Kedatangan bebek ini membuat para ilmuwan penasaran karena ewan ini adalah satu dari 23 bebek yang dipasang pelacak satelit yang memonitor perjalanannya sejauh 5.800 kilometer ke kutub utara dan kembali lagi dengan rute berbeda.

Dengan menggunakan program Google Earth, kalangan ilmuwan dari WWF mampu melacak rute serta kawasan tempat makan dan berkembang biak.

Bebek itu kembali ke Cagar Alam Mail Po di Hongkong. Manajer Cagar Alam Mail Po Bena Smith mengatakan bebek sering melakukan perjalanan dengan kecepatan 50 kilometer per jam.

Ilmuwan juga merekam kecepatan terbang bebek sampai 114 kilometer per jam.

Seekor bebek ditembak mati di atas Rusia dan alat pelacaknya masih terus mengirim sinyal yang kemungkinan berasal dari rumah pemburunya.

WWF dan mitranya seperti US Geological Survey mempelajari tidak hanya migrasi bebek ini namun juga penyakit unggas.

Sebagian bebek ini terlacak hari Kamis berada di pantai timur Cina.

Dengan cuara dingin saat ini, Smith memperkirakan kemungkinan bebek itu baru akan terbang beberapa hari ke depan dan kemungkinan mereka sampai ke rumah mereka pada Hari Natal.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.