Terbaru  25 September 2010 - 10:59 GMT

Olahragawan, panutan dan merokok

rooney

Wayne Rooney mempunyai kebiasaan merokok di kala senggang

Ketika Wayne Rooney tertangkap basah merokok di beberapa kesempatan saat jeda libur antara akhir Piala Dunia dan dimulainya musim kompetisi Liga Primer, ia dikecam habis.

Sebagai seorang pesepakbola profesional, ia sepertinya harus menjaga kesehatan tubuhnya tanpa terkecuali, bahkan ketika musim libur.

Namun Rooney tidak sendirian. Banyak olahragawan terkenal melakukannya. Zinedine Zidane dan pebasket Michael Jordan melakukannya.

Persoalannya apakah mereka harus menghentikan kebiasaan itu untuk memberi contoh yang lebih baik karena mereka diidolakan banyak orang?

Bintang idola

Sekitar 6% dari anak berusia 11 hingga 15 tahun mengaku sudah menjadi perokok dan statistik menunjukkan mereka yang merokok sebelum berusia 16 adalah yang paling sulit menghentikan kebiasaan itu.

Jean King, direktur pengontrolan tembakau di Cancer Research UK mengatakan atlet, terutama pemain sepak bola, diidolakan dan karena statusnya mereka perlu menempatkan diri sebagai figur panutan.

''Remaja sangat menyukai olahraga dan ada kaitan antara olahraga dan kemewahan,'' katanya.

Mereka akan mulai merokok kalau melihat idola mereka merokok

Jean King

''Mereka akan mulai merokok kalau melihat idola mereka merokok.''

Anna Gilmore, guru besar ilmu kesehatan masyarakat di Universitas Bath, sepakat bahwa atlet mempunyai tanggung jawab kepada penggemarnya untuk menjadi panutan.

''Kita tahu anak-anak itu terpengaruh oleh orang di sekeliling mereka. Penelitian membuktikan mereka yang tumbuh dengan orang tua perokok, 90% menjadi perokok.''

''Kita juga tahu bahwa sponsor pabrik rokok kepada olahraga ikut mempengaruhi anak-anak untuk merokok. Jadi panutan yang negatif, termasuk olahragawan, memiliki efek yang kurang baik.''

Tekanan lingkungan

Namun Simon Clark, direktur kelompok lobi untuk perokok Forest, mengatakan menyalahkan olahragawan idola sebagai penyebab remaja merokok tidaklah tepat.

''Penelitian membuktikan bahwa tekanan dari lingkungan pergaulan sekitar dan anggota keluargalah yang mendorong remaja untuk merokok,'' katanya.

Yang bertanggung jawab atas banyaknya remaja yang merokok adalah mereka yang memberi akses ke rokok itu sendiri

Simon Clark

''Foto selebriti atau olahragawan merokok tidak banyak berpengaruh.''

''Yang bertanggung jawab atas banyaknya remaja yang merokok adalah mereka yang memberi akses ke rokok itu sendiri. Itulah yang harus dikejar.''

''Kalau Rooney maupun bintang idola yang lain, mereka ini orang dewasa. Mereka boleh saja merokok tanpa harus dituding bertanggungjawab terhadap apa yang di luar kekuasaannya."'

Pendapat ini dibantah oleh Amanda Raos, seorang profesor di bidang peningkatan kesehatan Universitas Edinburgh.

Ia menekankan bahwa figur panutan ikut mempengaruhi pola pikir yang mengidolakan mereka.

''Beberapa penelitian menunjukkan adegan merokok di film ikut menorong penontonnya untuk ikut merokok,'' kata Raos.

''Saya kira dalam beberapa tahun terakhir, kalangan selebriti mulai mengerti akan pengaruh yang mereka miliki.''

''Beberapa di antara mereka menghindari kemungkinan difoto ketika sedang dalam keadaan merokok," tandasnya.

bbc.co.uk navigation

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.