Terbaru  30 Juli 2010 - 15:08 GMT

Penerbitan Penguin 75 tahun

Pendiri Penguin Sir Allen Lane

Sir Allen Lane melahirkan cara baru pemikiran dunia penerbitan

Cerita-cerita tentang pria pendiri perusahaan penerbitan Penguin 75 tahun lalu tersebut menunjukkan Sir Allen Lane sebagai seseorang yang unik.

Sir Allen dikenal menggunakan papan peluncur taman hiburan untuk mengantarkan kiriman ke perusahaannya.

Dia juga menciptakan Penguincubatorm sebuah mesin penjual buku di stasiun kereta.

Berita tentang mesin ini sebenarnya masih simpang-siur, tapi sejumlah laporan mengisyaratkan paling tidak satu mesin dipasang di stasiun kereta Charing Cross di London.

Allen memiliki pemikiran radikal yang sederhana, yaitu membuat semua orang dapat menikmati sastra karena harga buku yang murah. Selain menarik secara ekonomis, buku tersebut juga harus menarik selera penggemar sastra dan indah dilihat karena kulit muka yang indah

John Makinson

Pemimpin Penguin saat ini John Makinson memandang Sir Allen adalah seseorang yang telah mengubah cara membaca dalam sebuah bangsa.

"Saat Allen mendirikan Penguin tahun 1935, dia memiliki pemikiran radikal yang sederhana, menjual buku dengan harga murah sehingga semua orang dapat menikmati sastra. Buku tersbut juga harus dapat menarik perhatian penggemar sastra dan indah dilihat karena kulit muka yang indah rancangannya," kata Makinson.

"Meskipun ini bukan buku dengan kulit sampul tipis yang pertama, buku ini harus inovatif dan menarik perhatian."

Logo perusahaan juga berbeda sehingga menarik perhatian masyarakat dan hingga sekarang logo tersebut juga dipakai pada sejumlah barang mulai dari kursi taman sampai gelas.

Nilai merek

Logo dalam bentuk seekor penguin yang lain daripada yang lain tersebut diusulkan oleh sekretaris Lane.

Seorang pegawai kemudian ditugaskan ke kandang penguin di Kebun Binatang London untuk membuat sejumlah disain dan karya Edward Young -yang saat itu berumur 21 tahun- yang sekarang menjadi impian dari orang-orang di dunia pemasaran.

"Pemasaran -jika anda memiliki merek seperti Penguin- adalah suatu hal yang sangat menyenangkan karena anda sudah pasti akan untung," kata Makinson.

"Kita harus berhati-hati agar tidak merusak merek. Ada sejumlah hal tertentu yang tidak dapat dilakukan, tetapi jika anda berhati-hati, tindakan tersebut justru memperkuat Penguin sebagai merek Inggris yang menjadi milik masyarakat."

Penguin kemudian memperluas operasi di dunia dengan simbol berwarna hitam dan putih yang tidak pernah kehilangan pamornya.

"Ini adalah sebuah nama ajaib," kata Makinson. "Di Cina penduduk mengelus kartu nama Penguin. Daya tarik merek ini tidak menghilang di dunia."

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.