Terbaru  3 April 2010 - 13:56 GMT

Patung kontroversial Senegal diresmikan

Patung di Dakar

Patung di Dakar ini dianggap tidak Islami dan terlalu mahal

Senegal akan meresmikan monumen besar seharga US$27 yang dikritik karena mahal dan dianggap tidak Islami.

Patung setinggi 49 meter itu terletak di Dakar dan dibangun sebagai tonggak peringatan ke 50 kemerdekaan negara itu.

Sejumlah pakar menyebut patung itu tidak Islami sementara kalangan lain mengecam biaya yang terlalu mahal.

Namun, para pendukung mengatakan patung itu mewakili kebangkitan Afrika dari "ketiadaan toleransi dan rasisme."

Patung perunggu yang digagas Presiden Abdoulaye Wade itu menampilkan tiga orang, seorang pria -yang menggandeng seorang wanita dan seorang anak -yang menunjuk ke arah laut.

Patung memalukan

Sekitar 30 kepala negara dan pegiat hak asasi Amerika, Jesse Jackson, menghadiri upacara peresmian pada hari Sabtu ini.

Namun sejumlah pemuka Islam menyebut monumen itu dijadikan sebagai idola.

Setiap karya arsitektur selalu menimbulkan silang pendapat, coba lihat Menara Eiffel di Paris.

Senator Ahmed Bachir Kounta

Menjelang peresmian, kantor berita Reuters mengutip seorang imam, Massamba Diop, yang mengatakan kepada jemaah di mesjid Dakar: "Kami telah mengeluarkan fatwa berisi desakan kepada para imam Senegal untuk membaca al-Quran hari Jumat, dan meminta Allah untuk menghindari kita dari hukuman karena patung yang memalukan ini."

Unjuk rasa diserukan hari Sabtu ini untuk menentang "semua kegagalan rejim Wade dan salah satunya adalah patung jelek ini". Namun demonstrasi itu dilarang pemerintah.

Patung yang dibangun para buruh Korea Utara itu, diwarnai protes sejak awal pendirian.

Sejumlah pihak marah atas usulan Wade bahwa ia secara pribadi akan mengambil 35% keuntungan yang didapat dari patung itu.

Wade juga meminta maaf kepada minoritas Kristen Senegal karena membandingkan patung itu dengan Yesus.

Namun, para pendukung Wade tetap mempertahankan proyek itu.

Senator Ahmed Bachir Kounta mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Setiap karya arsitektur selalu menimbulkan silang pendapat, coba lihat Menara Eiffel di Paris."

bbc.co.uk navigation

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.