Terbaru  19 Maret 2010 - 13:23 GMT

Lady Gaga dituntut

Lady Gaga

Seorang pengarang lagu dan produser musik yang mengaku membantu meluncurkan karir Lady Gaga dengan menulis lagu hitsnya dan mendapatkan kontrak rekaman, menuntut penyanyi itu lewat jalur hukum.

Rob Fusari, yang namanya disebut dalam album Lady Gaga The Fame, menuduh penyanyi itu menolak membagi uang royalti lagu yang diciptakan bersama dan pendapatan dari penjualan barang kenang-kenangan.

Dia mengajukan tuntutan bernilai US$30,5 juta dolar terhadap pemenang hadiah Grammy itu ke pengadilan New York.

Fusari menyatakan Lady Gaga, yang adalah bekas pacarnya, memutuskan hubungan setelah karirnya melejit.

Juru bicara Lady Gaga, Dave Tomberlin, belum mengeluarkan pernyataan atas langkah hukum ini.

Dalam dokumen hukum yang diajukan, Fusari -yang menciptakan berbagai lagu hits -antara lain Bootylicious yang dibawakan Destiny's Child- mengatakan dia bertemu pertama kali saat Lady Gaga manggung dengan nama aslinya Stefani Germanotta pada bulan Maret 2006.

Saya selalu berpakaian seperti ini sebelum orang mengenal saya sebagai Lady Gaga

Lady Gaga

Meski pada awalnya dia tidak begitu tertarik, Fusari akhirnya sadar akan potensi Lady Gaga setelah mendengar Gaga bermain piano di studionya di Parsippany, New Jersey.

Fusari mengaku menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk "mengubah pendekatannya secara radikal" dan menjadikannya Lady Gaga, nama panggung yang menurutnya dia usulkan.

Penyanyi berusia 23 tahun ini dikutip menyatakan "Saya sudah menjadi Gaga sejak usia 19 tahun sampai mendapat kontrak rekaman."

"Saya selalu berpakaian seperti ini sebelum orang mengenal saya sebagai Lady Gaga. Saya selalu seperti ini...saya memang berbeda ibaratnya seperti jempol yang luka."

Kontrak rekaman

Fusari mengaku bahwa dia terlibat hubungan romantis dengan Lady Gaga saat membentuk satu perusahaan bersama, Team Love Child LLC, pada bulan Mei 2006 yang bertujuan mempromosikan karir penyanyi ini.

Pengarang lagu ini mengaku berperan penting dalam mendapatkan kontrak rekaman dengan Interscope Records, yang merilis album The Fame tahun 2008. Album ini terjual tiga juta kopi di Amerika Saja.

Setelah hubungan pribadi keduanya kandas, Fusari mengatakan kesepakatan bisnis pun bubar.

Fusari mengaku tidak mendapat royalti sebesar 20% dari lagu-lagu yang ditulis bersama, 15% pendapatan dari penjualan barang kenang-kenangan dan pendapatan lain.

Dia mengaku telah menerima uang sekitar US$611 ribu tetapi bagiannya jauh lebih besar dari itu.

Pada bulan Januari, Lady Gaga mendapat dua hadiah Grammy: kategori rekaman lagu dansa terbaik untuk lagu Poker Face dan album elektronik/dansa terbaik untuk The Fame.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.