Terbaru  9 Februari 2010 - 13:55 GMT

Pupus, harapan Piala Dunia di Indonesia

Sepp Blater dan Piala Dunia

Indonesia berupaya agar FIFA anggap serius keinginan Indonesia.

Keinginan kalangan sepak bola Indonesia untuk mengajukan penawaran sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, hari ini (Selasa, 9/2) hampir pasti pupus.

Pemerintah Indonesia, kata seorang pejabat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, PSSI, kepada BBC Indonesia, sudah menyatakan sikap untuk tidak menerbitkan surat jaminan kepada Federasi Asosiasi Sepak-bola Internasional, FIFA, yang berisi dukungan terhadap penawaran PSSI.

Hari ini adalah batas akhir yang ditetapkan FIFA bagi pemerintan Indonesia untuk mengeluarkan surat jaminan tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Andi Malarangeng, mengatakan kepada media bahwa pembicaraan Piala Dunia baru bisa dilakukan kalau tim nasional Indonesia sudah kuat.

Meminta pengertian FIFA

Tubagus Adi dari komite media PSSI mengatakan bahwa dari pertemuan antara Menko Kesra, Menpora, dan PSSI belum lama ini diperoleh keputusan bahwa pemerintah hanya akan mengirimkan surat kepada FIFA mengenai posisi pemerintah yang masih mempertimbangkan pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Kita masih berupaya melakukan pendekatan kepada Fifa untuk menjelaskan bahwa Indonesia, dalam hal ini PSSI, sangat serius untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 tersebut

Tubagus Adi

"Kita beranggapan bahwa pemerintah memang dalam waktu dekat ini tidak akan menerbitkan surat seperti yang dikehendaki oleh FIFA, yaitu garansi dari pemerintah Indonesia," kata Tubagus.

Walaupun begitu, Tubagus menekankan rasa optimisnya bahwa FIFA masih akan mempertimbangkan keseriusan Indonesia untuk menjadi tuan rumah.

Ketika disinggung bahwa hari Selasa (9/2) adalah batas akhir pengajuan surat jaminan itu, pejabat PSSI urusan media itu menambahkan pihaknya masih melakukan kontak dengan FIFA.

"Kita masih berupaya melakukan pendekatan kepada FIFA untuk menjelaskan bahwa Indonesia, dalam hal ini PSSI, sangat serius untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 tersebut," kata Tubagus.

Kualitas timnas

Mutu timnas Indonesia yang dirasakan masih sangat buruk tampaknya menjadi faktor yang membuat Menpora Andi Malarangeng mengambil sikap tak mendukung penawaran PSSI ke FIFA.

Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta

Stadion Gelora Bung Karno di Jakarta menjadi andalan utama

"Kita harus mengangkat diri kita kembali ke posisi teratas di kawasan Asia Tenggara, barulah kemudian kita bisa bicara soal Piala Dunia," kata Andi seperti dikutip media cetak di Indonesia.

Ketua komite penawaran PSSI, Joseph Tortulis, juga menekankan bahwa proses penawaran ke FIFA tidak akan ditarik meskipun pemerintah tidak menerbitkan surat jaminan.

Laporan media menyebutkan, pemerintah Indonesia mengatakan bahwa tawaran Piala Dunia 2022 bukan prioritas dan meminta supaya PSSI lebih dulu meningkatkan kinerjanya.

"Kalau begitu sikap pemerintah," kata Joseph, "maka kami tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menunggu apa yang akan dilakukan FIFA."

Dua puluh tahun lagi

Kalau kita tidak mengambil kesempatan ini sekarang, kita harus menunggu 20 tahun lagi

Dali Tahir

Sementara itu, pejabat PSSI lainnya, Dali Tahir, mengatakan surat jaminan pemerintah Indonesia sangat penting.

Sebab, kata Dali kepada surat kabar the Jakarta Globe, tanpa dukungan itu maka Indonesia akan tersingkir dari proses penawaran.

"Kalau kita tidak mengambil kesempatan ini sekarang, kita harus menunggu 20 tahun lagi," kata Dali.

Dia menambahkan bahwa Presiden Sosilo Bambang Yudhoyono dan Menpora Andi Malarangeng adalah figur kunci untuk mewujudkan penawaran ini.

Kalau surat jaminan itu tidak dikeluarkan, Indonesia juga tidak bisa menggunakan opsi lain seperti kemungkinan penawaran gabungan bersama Australia.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.