Terbaru  30 Januari 2010 - 13:38 GMT

Abu Gandhi ditabur di laut

Mahatma Gandhi

Sekitar 200 anggota keluarga dan kawan Gandhi menyebar abu di laut

Sebagian abu mendiang pemimpin kemerdekaan India Mahatma Gandhi, yang disimpan selama puluhan tahun oleh seorang sahabat keluarganya, disebarkan di lepas pantai Afrika Selatan.

Abu Gandhi ditabur di Samudra Hindia dalam suatu upacara agama Hindu yang dihadiri oleh sekitar 200 orang untuk memperingati 62 tahun kematiannya.

Setelah Gandhi dibunuh, jenazahnya dikremasi dan abunya dibagi-bagikan kepada keluarga, kawan-kawan dan para pengikutnya.

Menurut kepercayaan agama Hindu, abu jenazah harus disebar di atas air tidak lama setelah kremasi.

Bunga di laut

Kapal-kapal yang mengangkut sekitar 200 anggota keluarga dan kawan-kawan Gandhi dikawal oleh kapal-kapal angkatan laut Afrika Selatan di perairan dekat Durban untuk upacara itu.

Ela Gandhi dengan abu Mahatma Gandhi

Ela Gandhi adalah seorang aktvis yang dihormati di Afrika Selatan

"Sebelum abu disebarkan, seorang pendeta Hindu memimpin doa," kata seorang juru foto kantor berita AFP.

"Cicit laki-laki Gandhi menabur abu ke laut dan setelah itu orang-orang melempar bunga sebagai tanda perpisahan terakhir."

Cucu perempuan Gandhi yang berusia 69 tahun, Ela Gandhi, seorang aktivis yang dihormati di Afrika Selatan, menghadiri upacara itu dan berpidato mengenai warisan perjuangan Mahatma Gandhi.

"Saya rasa salah satu pesan kematiannya adalah sikap tidak toleransi yang masih berlanjut di dunia ini, tidak adanya tenggang rasa antara sekelompok orang dengan orang lain berdasarkan agama, berdasarkan ras, berdasarkan etnis, kelas, kasta dan lain-lain," kata Ela Gandhi.

"Semua sikap tidak toleransi ini akan berakhir dengan kekerasan dan perang," tambahnya.

Kendi dari perak

Sahabat keluarga yang menyimpan abu Gandhi, Vilas Mehta, memutuskan untuk menyimpan sebagian abu Mahatma Gandhi sebagai kenang-kenangan.

Semua sikap tidak toleransi ini akan berakhir dengan kekerasan dan perang

Ela Gandhi

Ela Gandhi mengatakan, Mehta tidak menyadari bahwa menurut agama Hindu abu harus ditabur ke air.

Mehta menyerahkan "sebuah kendi perak kecil" kepada menantu perempuannya sebelum dia meninggal dunia dan meminta menantunya agar "menjaga kendi dengan baik".

"Menantu Mehta merasa keluarga Gandhi sebaiknya menyimpan abu ini, kemudian dia membawa abu kepada kami tahun lalu," kata Ela Gandhi.

"Kami kemudian berpikir: apa yang harus kami lakukan dengan abu ini? Kami tadinya memiliki sejumlah pilihan. Tetapi kemudian keluarga besar Gandhi beranggapan abu Gandhi harus ditabur ke laut".

Tahun 2008, sebagian abu Gandhi yang lama disimpan oleh salah satu putranya, disumbangkan ke sebuah museum di Mumbai yang kemudian mengadakan upacara untuk menaburkan abu Gandhi di Laut Arab.

Mahatma Gandhi dibunuh oleh seorang Hindu ekstremis tanggal 30 Januari 1948.

Gandhi tinggal di Afrika Selatan selama 21 tahun, bekerja sebagai seorang pengacara dan aktivis.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.