Sejumlah insiden di balik sengketa kepulauan

Terbaru  12 September 2012 - 18:24 WIB
Aktivis Jepang

Aktivis Jepang membawa bendera ke kepulauan Senkaku Agustus lalu.

Sengketa atas kepulauan yang disebut Senkaku oleh Jepang dan Diaoyu oleh Cina itu menyebabkan sejumlah insiden dan menimbulkan ketegangan diplomatik antara kedua negara.

Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan isu itu harus diselesaikan dan kedua belah pihak harus berupaya agar kepulauan itu "tidak menjadi faktor yang mengganggu" dalam hubungan bilateral.

Namun insiden sporadis terkait kepulauan itu beberapa kali terjadi.

Pada tahun 1996, satu kelompok Jepang mendirikan mercusuar di salah satu pulau. Aktivis Cina kemudian berulangkali menuju pulau itu. Sejak itu, aktivis Cina dan Taiwan beberapa kali menuju pulau itu.

Pada tahun 2004, Jepang menangkap aktivis Cina yang mendarat di pulau utama.

Bentrokan antara kapal patroli Jepang dan kapal ikan Cina atau Taiwan juga beberapa kali terjadi.

Pada 2005, 50 kapal ikan Taiwan melakukan protes di kawasan itu dan mengeluh mereka dihadang oleh kapal patroli Jepang.

Bulan September 2010, Jepang menyita kapal ikan Cina yang bertabrakan dengan dua kapal penjaga pantai di dekat kepulauan itu dan memicu sengketa diplomatik.

Protes anti-Jepang dilakukan di beberapa kota di Cina, sementara rencana kunjungan 1.000 siswa Jepang ke Expo Shanghai dan konser oleh band Jepang juga dibatalkan.

Sikap keras Cina

Protes anti-Jepang di Cina

Para aktivis melakukan protes atas klaim Jepang atas kepulauan Diaoyu.

Pada April 2012, sengketa kembali pecah setelah Gubernur Tokyo Shinataro Ishiara mengatakan ia akan menggunakan dana publik untuk membeli kepulauan itu dari pihak swasta.

Bulan Agustus lalu, sejumlah aktivis bertolak ke kepulauan itu dari Hong Kong dan tujuh diantaranya mendarat di salah satu pulau.

Semuanya ditahan dan kemudian dipulangkan. Beberapa hari kemudian, paling tidak 10 aktivis Jepang juga mendarat dengan bendera.

Ketegangan berlanjut dan meningkat awal September, saat dua pria ditahan di Beijing karena merobek bendera di mobil duta besar Jepang di Cina, sebagai protes atas tindakan Jepang atas kepulauan itu.

Menyusul kejadian itu, pemerintah Jepang mencapai kesepakatan untuk membeli pulau yang dipersengketakan itu dari pihak swasta.

Pada 11 September, Cina mengirim dua kapal patroli ke perairan di dekat kepulauan itu setelah Jepang menandatangani kontrak pembelian.

Masalah Senkaku atau Diaoyu itu akan memperumit upaya Jepang dan Cina untuk menyelesaikan sengketa soal ladang gas dan minyak di Laut Cina Timur yang diklaim kedua negara.

Sengketa itu juga menunjukkan sikap keras yang diambil Cina terkait klaim teritorial baik di Laut Cina Timur dan juga Laut Cina Selatan dalam beberapa bulan ini.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.