BBC navigation

Haruskan Menteri Gita mengundurkan diri?

Terbaru  31 Januari 2014 - 22:58 WIB
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan diangkat menjadi menteri menggantikan Mari Pangestu.

Gita Wirjawan mengundurkan diri sebagai Menteri Perdagangan karena ingin memusatkan perhatian untuk memenangkan pemilihan calon presiden dari Partai Demokrat.

"Pengunduran diri ini didasari kesadaran etis tentang munculnya konflik kepentingan jika saya terlibat penuh dalam proses konvensi (Partai Demokrat), sementara pada saat yang sama tetap menjabat sebagai Menteri Perdagangan," kata Gita, hari Jumat (31/01).

Gita Wirjawan adalah salah satu dari 11 peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat.

Di satu sisi Klik keputusan Gita untuk mundur dianggap sebagai preseden yang baik, namun pengamat ekonomi Revrisond Baswir mengatakan langkah Gita ini jika diikuti oleh pejabat tinggi negara lain bisa berdampak pada kinerja kabinet.

"Bisa kacau-balau karena nanti yang mundur tidak hanya Pak Gita. Jangan-jangan Pak Dahlan (Menteri BUMN) juga akan mundur ... mestinya kalau mau konsisten jabatan menteri ini tidak diambil, daripada ditinggal sebelum masa jabatannya habis" kata Revrisond.

Pembaca BBC, Ramdan Muhamad, melalui Facebook berkomentar, "Mundur karena kabinetnya sudah mau abis ... bukan kesadaran etis ini. Mengapa tidak dari dulu mundurnya, Pak?"

Bagimana dengan Anda? Apakah Anda bisa menerima 'alasan etis' seperti dikemukakan Menteri Gita?

Apakah menteri atau pejabat tinggi lain sepantasnya mengikuti jejak Gita?

Atau mungkin bagi Anda, mundur atau tidak tidak akan berpengaruh?

Tulis komentar Anda di formulir di bawah.

Jangan lupa sertakan nomor telepon bila Anda ingin kami hubungi untuk kami rekam pandangan Anda.

Komentar terpilih akan disiarkan di acara Forum BBC Indonesia, hari Kamis 6 Februari 2014.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.