Kenaikan harga BBM ditunda

Terbaru  27 Maret 2012 - 16:47 WIB
Demo menentang kenaikan BBM

Demo menentang kenaikan BBM terjadi di sejumlah kota termasuk Jakarta, Makasar, Surabaya.

Aksi demonstrasi menentang rencana kenaikan bahan bakar minyak telah terjadi di sejumlah kota.

Fraksi-fraksi oposisi di DPR dan juga satu fraksi koalisi, PKS, menolak keras rencana kenaikan bahan bakar minyak di tengah gelombang demonstrasi di banyak kota di Indonesia.

Kenaikan BBM hanya akan dilakukan bila harga minyak mentah Indonesia naik minimal 15% selama enam bulan.

Semula harga BBM direncanakan naik sebesar Rp1.500 dari harga Rp4.500 per liter saat ini. Itupun pemerintah masih harus menggelontorkan subsidi sebesar Rp137 triliun.

Rencana kenaikan harga BBM ini ditentang oleh berbagai kalangan yang melakukan aksi demo turun ke jalan di sejumlah kota di Indonesia.

Banyak pihak yang khawatir kenaikan harga bahan bakar minyak ini juga akan berdampak pada harga kebutuhan sehari-hari.

Saat kenaikan BBM tahun 2008, harga makanan minuman naik antara 15%-30%.

Kirim komentar Anda

Email: indonesia@bbc.co.uk

SMS: +44 77 86 20 00 50 (tarif sesuai operator telepon Anda)

Facebook: BBCIndonesia

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman GAPPMI, Adhi Lukman mengatakan tahun ini harga diperkirakan naik antara 5-10%.

Namun Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan dampak inflasi kenaikan harga BBM hanya akan berlangsung sementara, antara 3-4 bulan sebelum situasi pulih kembali.

Bagaimana mengatasi pembengkakan subsidi BBM dan bagaimana dampaknya terhadap jalannya pembangunan?

Apa yang Anda khawatirkan atas rencana kenaikan BBM ini? Pada kenaikan BBM sebelumnya, apakah dampak kenaikan harga barang kebutuhan juga anda rasakan?

Tulis komentar Anda di kolom di bawah ini. Jangan lupa nama serta asal kota anda.

Bila Anda ingin kami hubungi agar komentar anda direkam, tulis nomor telpon yang dapat kami hubungi.

Ragam komentar

"Saya sebagai rakyat dan warga negara yang baik tetap akan ikut merasakan dampak akibat terjadinya kenaikan BBM tahun ini. Namun saya menghormati pemerintahan pemegang kekuasaan yang telah mengambil kebijakan untuk menaikan BBM dengan siap berbagai risikonya yang telah di hitung dengan cermat. Maka untuk itu sampai hari ini saya masih bisa mencukupi kebutuhan hidup sebagai warga negara di negara yang memang sudah makmur. Saya tidak setuju cara menolak dengan demo." Saimin Samsuri, Sragen.

"Logika pasar yang digunakan pemerintah merupakan logika liberalis yang sebenarnya bertentangan dengan undang-undang. Di lain pihak pengurangan subsidi BBM ini merupakan karpet merah bagi perusahaan minyak asing untuk semakin dalam bermain di Indonesia! Jelas kenaikan BBM akan berdampak luas terhadap kenaikan harga bahan-bahan pkok lainnya!" Fajar Radite, Yogyakarta.

"Semua orang yang melek huruf pasti mengetahui bahwa BBM adalah bahan yang tidak dapat terbarukan. Penemuan cadangan minyak di Indonesia saat ini boleh dikatakan sangat sedikit atau boleh dikatakan tidak ada sama sekali. Semoga seluruh rakyat Indonesia segera menyadari bahwa BBM di Indonesia, bahkan di dunia akan segera habis. Sungguh tindakan cerdas pemerintahan SBY melakukan tindakan secara dini untuk menyongsong berakhirnya era BBM dan harus sesegera mungkin menemukan penggantinya." Prombang, Bandung.

"Saya rasa demo adalah cara yang sia-sia karena alasan pemerintah adalah untuk menstabilkan pasar nasional, tapi di balik itu menunjukan ketidakbecusan untuk menyejahterakan rakyat. Saya takut program jangka pendek ini nantinya tidak berhasil dan korupsi di lapisan bawah semakin meningkat." Cep Ronny, Bandung.

"Harga barang pasti naik bila BBM naik sebenarnya menaikkan anggaran subsidi atau menaikkan BBM bukanlah solusi. Sebaiknya pemerintah lebih memfokuskan untuk menekan jumlah kendaraan bermotor yang beredar dengan kendaraan umum yang memadai. Seperti kita tahu dengan uang Rp500.00 pun kita bisa punya motor. Bila jumlah kendaraan sedikit maka konsumsi BBM pun akan turun. Subsidi yang diberikan juga akan turun. Mudah-mudahan pemerintah bisa bekerja dengan hati bukan ambisi." Yenny, Jakarta.

"Kami di Kalbar merasa resah, apabila kenaikan BBM akan terjadi maka harga sembako akan naik juga. Kami minta kepada bapak presiden dan pemerintah untuk memikirkan masyarakat yang ada di Indonesia." Andi Lala, Melawi, Kalbar.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.