Pembagian bonus untuk para peraih medali

Terbaru  24 November 2011 - 22:37 WIB
Lilyana Natsir

Peraih medali emas mendapat Rp200 juta dan pelatihnya mendapat Rp50 juta.

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng hari Kamis (24/11) secara simbolis menyerahkan bonus kepada para atlet Indonesia yang mendapatkan medali di SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta.

Besarnya bonus, kata Menpora Mallarangeng, adalah sama dengan bonus yang diberikan pada SEA Games 2009. Peraih medali emas diberikan bonus Rp200 juta, perak Rp50 juta, dan perunggu Rp30 juta.

Pelatih mendapatkan bonus Rp50 juta untuk emas, Rp30 juta untuk perak dan Rp15 juta untuk perunggu.

"Bonus ini merupakan motivasi agar atlet jauh lebih berprestasi. Kami berharap bonus yang diterima digunakan sebaik-baiknya," kata Andi seperti diberitakan media di Indonesia.

Sebelumnya dia juga mengatakan dengan berbagai penghargaan sekarang ini diharapkan tidak ada lagi atlet yang terlantar.

"Sekarang ini, atlet berprestasi bisa menjadi PNS, pegawai BUMN, dan lain-lain, sebagai bentuk penghargaan kepada atlet atas jasanya," tuturnya.

Beberapa atlet justru mendapat lebih dari setengah miliar rupiah karena mengumpulkan lebih dari dua medali emas seperti perenang I Gede Siman Sudartawa dengan empat medali emas dan atlet balap sepeda Uyun Muzayanah dengan tiga medali emas dan satu perunggu.

Dengan perolehan emas mencapai 182 medali, perak 151 medali dan perunggu 142 medali tentu jumlah dana yang dikeluarkan sangat besar.

Pemerintah pusat menyediakan dana alokasi bonus SEA Games Rp150 miliar yang disebutkan berasal dari APBN 2011. Di samping itu, para atlet juga akan mendapat bonus dari pemerintah daerah masing-masing.

Presiden Yudhoyono berpesan agar dana untuk bonus berasal dari sumber halal.

"Dalam kaitan ini saya tahu bahwa sebagai rasa syukur dan gembira akan ada bonus atau penghargaan kepada atlet berprestasi. Saya dengar jumlahnya lumayan, oleh karena itu tolong dilaporkan sekaligus pada rapat ini dari mana sumbernya dan bagaimana nanti pemberiannya, yang penting bagi saya halal," kata presiden saat memimpin rapat terbatas di Istana Cipanas, Rabu malam (23/11).

Pendapat

Bagaimana komentar Anda tentang pembagian bonus? Apakah pemberian bonus ini sesuai dengan torehan prestasi para atlet?

"Saya rasa pembagian bonus itu positif, bagus cuma saya takut besaran yang diumumkan itu sampai di tangan atlet tidak sampai segitu."

Gunturlucas

Bagaimana memastikan agar bonus sampai pada atlet tepat waktu dan utuh tanpa pemotongan?

Apakah pemerintah sebaiknya juga memberikan panduan kepada para atlet tentang bagaimana mengelola dana bonus supaya mereka tidak terlantar setelah pensiun?

Silakan sampaikan pendapat Anda pada kolom yang tersedia.

Anda juga dapat menulis komentar melalui SMS dengan nomor +44 7786 20 00 50, dengan tarif sesuai yang ditetapkan operator telepon seluler Anda.

Jangan lupa sertakan nama dan nomor telepon sehingga kami bisa menghubungi Anda untuk merekam pendapat Anda.

Komentar Anda

"Saya rasa pembagian bonus itu positif, bagus cuma saya takut besaran yang diumumkan itu sampai di tangan atlet tidak sampai segitu. Selain itu, para atlet yang tidak berprestasi jangan didiamkan karena mereka telah berusaha juga." Gunturlucas, Tanjung Balai Karimun, Kepri.

"Kenapa besar bonus Emas:Perak:Perunggu sangat tidak seimbang atau tidak logis? Logikanya sederhananya, umumnya beda nilai antara juara 1:2:3 adalah tipis! Jadi, sebaiknya perbandinganya bunusnya, juga amat sederhana yaitu 3:2:1 (logika nilai terbalik)!" Wagel, Makassar.

"Selamat untuk atlet berprestasi, salut buat Menpora. Jangan hamburkan dana yang Anda terima, investasi yang bermanfaat misal beli rumah, tanah, ruko dsb..tetaplah berprestasi walau sudah jadi jutawan. Ada secuil kecewa karena garuda muda "cuma" dapat perak...sekali lagi selamat." AG Paulus, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Salut untuk para atlet yang memperoleh medali maupun tidak dapat medali...Perjuanganmu mengharumkan bangsa dan negara. Untuk pemerintah tolong juga diperhatikan nasib mantan atlet yang pernah mengharumkan bangsa dan negara karena banyak di antara mereka nasibnya menyedihkan." Mas Khamid, Lumajang.

"Saya setuju dengan pemberian bonus pada para atlet yang berprestasi asal bonus yang diberikan jangan ada pemotongan seperak pun apapun itu alasannya. Yang lebih penting lagi apabila diberikan lapangan pekerjaan agar atlet yang berprestasi ada sandaran hidup untuk hari tuanya." Andy Maulana, Bandung.

"Bonus untuk para atlet yang berjuang mengharumkan negara dengan mempersembahkan medali adalah perjuangan nyata, semoga bonusnya pun juga nyata bukan cerita.
Kita tunggu saja "ceritanya" di rubrik info atlet berbagi kebahagian dengan bonusnya." Lartri Utomo, Yogyakarta.

"Bonus itu perlu diberikan mengingat para atlet juga merupakan manusia biasa yang harus memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Di samping itu diperlukan metode pemberian bonus untuk medali emas, jika lebih dari tiga emas maka atlet tersebut memperoleh 500 juta per medalinya. Agar pemberian bonus bisa sampai kepada atlet tanpa adanya potongan harus dipublikasikan dan dimasukan media sehingga orang-orang yang tidak bertanggungjawab tersebut tidak dapat melakukan potongan pada bonus atlet. Dan mengenai pengelolaan bonus, arahan perlu dilakukan tapi tidak perlu campur tangan pemerintah lebih lanjut karena masih banyak atlet yang susah di masa tuanya." Erick Lie, Jakarta.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.