Terbaru  22 Juni 2010 - 13:18 GMT

Kirim pendapat tentang label halal

Label halal

Di Indonesia sertifikasi halal diwajibkan namun label halal belum.

Apakah pencatuman label halal di Indonesia sudah cukup? Itulah tema utama Ungkapan Pendapat BBC pekan ini, sejalan dengan berlangsungnya World Halal Forum di Kuala Lumpur 21-22 Juni.

Di Indonesia sertifikasi halal dikeluarkan oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia, atau LPPOM MUI.

Direktur LPPOM MUI, Lukman Nul Hakim, menegaskan bahwa di Indonesia sertifikasi halal sudah merupakan kewajiban.

"Namun untul labelisasinya belum kewajiban. Itu kan komunikasi dengan konsumen," katanya.

Hubungi kami

* Kolom harus diisi

(Maksimal 500 karakter)

Bagaimanapun Lukman Nul Hakim mengatakan saat ini penetapan label halal sebagai kewajiban sedang disiapkan.

"Kami tidak ingin itu menjadi penambahan biaya nanti di konsumen," tuturnya.

Perlu label

Padahal bagi beberapa konsumen, label halal diperlukan.

Seorang ibu yang diwawancarai BBC Indonesia mengatakan label halal perlu untuk produk pangan supaya .

"Kalau untuk alat mandi memang kurang memperhatikan, tapi kalau makanan baru diperhatikan," kata Dede Suryani.

Konsumen lain, Sumardi, mengatakan untuk produk makanan maka label halal harus ada.

"Kalau tidak ada label, kita bertanya-tanya. Kalau ada keraguan, lebih baik janganlah," tuturnya.

KIRIM PENDAPAT

Email : indonesia@bbc.co.uk

Telepon : 0800 140 1228 ( bebas pulsa, Senin-Jumat 10.00-14.00)

SMS : +44 7786 2000 50 (tarif sesuai operator telepon anda)

Apakah anda bersedia kalau harga produk yang anda beli menjadi naik jika label halal diwajibkan?

Jika tidak, bagaimana saran anda agar pencantuman label halal semakin lengkap?

Atau mungkin anda berpendapat, pada akhirnya niat dan kejujuran anda yang lebih penting daripada sekedar label halal.

Ragam Pendapat

"Sebenarnya tidak penting terlalu penting label halal bila sudah ada jaminan produk makanan,minuman, kosmetik, dan obat dijamin halal. Yang tidak halal hanya diperuntukan untuk kalangan non Muslim. Artinya setiap yang diperjualbelikan di Indonesia harus terjamin kehalalannya, bila tidak harus tertanda dengan jelas bahwa tidak halal." Rachmat Os. Halawa, Jakarta.

"Menurut pendapat saya, untuk membantu dan menghindari kebingungan para konsumen yang terburu-buru berbelanja, akan lebih baik jika di pusat perbelanjaan dipisahkan antara makanan halal dan haram, ditaruh pada stand yang berbeda." Beby, Bogor.

"Yang sangat mendesak adalah apakah uang yang dipakai membeli makanan tersebut diperoleh dengan halal atau maling, korupsi. Banyak umat sengsara karena maraknya korupsi di negeri ini bukan karena adanya label halal." Bona, Tangerang.

"Harus ada label halal. Hanya saja perlu efisiensi dalam proses sertifikasi dan tetap memenuhi syariah." Hendra.

"Karena Indonesia mayoritas Muslim, seharusnya yang dipakai adalah label haram, bukan halal..." Poetra, Pekanbaru.

Terlalu banyak barang yang halal, lebih baik memberi label barang haram saja. Yang haram jumlahnya lebih sedikit dibanding yang halal.

E. Shobirin, Bandung.

"Saya setuju tentang pencantuman label halal, karena bangsa kita mayoritas agama Islam yang di dalamnya terdapat beberapa larangan untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Sekarang saja masih banak para pedagang yang menjual produk dengan berbagai macam campuran bahan makanan yang dilarang." Ida Delavega, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Terlalu banyak barang yang halal, lebih baik memberi label barang haram saja. Yang haram jumlahnya lebih sedikit dibanding yang halal." E. Shobirin, Bandung.

"Label halal dan tidak halal buat saya tidak perlu karena untuk dapat sertifikat halal dan tidak halal juga pakai biaya. Itu hanya untuk kepentingan bisnis orang-orang tertentu yang berkedok agama. Kalau pemerintah mewajibkan label halal gratis, baru setuju. Jadi tidak ada lembaga tertentu yang mengambil untung." Listiyani Wsb, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Sudah menjadi keharusan label halal dicantumkan pada semua produk, apalagi pada makanan karena kalau ada label halal maka konsumen pasti tenang dalam memakai produk." Mihas, Riyadh.

"Menurut saya pencantuman label halal untuk setiap produk makanan masih diperlukan mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim, agar supaya umat Muslim merasa aman dan nyaman dalam mengkonsumsi setiap produk makanan atau minuman. Mengenai soal pembuatan sertifikat halal yang terlalu mahal ataupun ribet, itu mungkin soal lain yang harus diperbaiki birokrasinya." Totoh Altoyalisi, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Saya sangat setuju kalau label halal diwajibkan di Indonesia, jadi Kementrian Perdagangan harus membuat keputusan perundang-undangan tersebut." Saryono, Kebumen.

"Saya setuju tentang pencantuman label halal karena bangsa kita mayoritas agama Islam yang didalamnya terdapat beberapa larangan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Sekarang saja masih banyak para pedagang yang menjual produk dengan berbagai macam campuran bahan makanan yang dilarang." Totoh Altoyalisi, komunitas BBC Indonesia di Facebook.

"Label halal bisakah Majelis Ulama Indonesia menjamin bahwa produk dalam kemasan itu halal dan bagaimana dengan produk daging hewan yang dipotong tanpa bismilah. Tentu perlu kajian dan kritea yang jelas dan transparan. Jadi tidak sekedar menempel label halal." Rakean Agung, Cimone.

"Label halal memang penting tapi susah juga kalau masih banyak orang yang tidak mementingkan hal ini dan juga terkadang label halal hanya di jadikan alat untuk menghalalkan yang tidak halal. Dan pengawasannya masih sulit di kontrol," Sandi Rizkiansyah.

"Menurut saya belum label halal di Indonesia belum cukup karena belum semua perusahan makanan mencantumkan lebel halal. Mungkin karena mahal. Seharusnya pemerintah mengintruksikan POM MUI agar meng-gratiskan biaya pembuatan label halal tersebut." Yusal Piansyah.

"Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, YLKI, seharusnya lebih difungsikan dalam penyediaan produk halal karena dari dulu belum ada kemajuan berarti di RI." Yanti Busou.

"Sebagai negara yang mayoritas Muslim, seharusnya setiap produk makanan wajib bersertifikat halal guna menjaga ketenangan konsumen Muslim." P Handoyo.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.