Pasukan berkuda tandai peringatan PD I

  • 1 September 2014
Acara ini memperingati peran tentara kavaleri dan kuda, termasuk yang satu ini di kota Mons, Belgia.

Sebuah perjalanan berkuda memperingati peran kavaleri Inggris dan Prancis dalam Perang Dunia Pertama berakhir di kota Nery, Prancis.

The War Horse 2014 dimulai dari Maroilles pada 27 Agustus dengan 35 orang penunggang kuda yang menempuh jarak 100 mil di Prancis.

Mereka melewati rute tempat-tempat penting di mana pasukan kavaleri bertempur pada pekan-pekan awal perang berlangsung.

Para penunggang kuda ini mengenakan seragam dan membawa senjata yang sama seperti yang dilakukan pendahulu mereka pada tahun 1914.

Mereka terdiri dari sejumlah anggota resimen aktif atau pensiunan dan telah menjadi penunggang kuda yang dipersiapkan oleh tentara Prancis.

Uang yang terkumpul dari acara ini disumbangkan untuk Not Forgotten Association - sebuah badan amal yang menggalang dana untuk sejumlah tentara yang sakit atau cacat.

Pertempuran sengit

Perjalanan dengan menunggang kuda ini dilakukan untuk mengenang pertempuran yang dikenal sebagai Great Retreat yang menjadi sejarah militer besar bagi pasukan kavaleri Inggris dan Prancis di Eropa.

Seorang anggota klub sejarah memperingati 100 tahun Perang Dunia Pertama di Belarus.

Ketika itu, tentara Jerman merencanakan serangan besar melalui Belgia dengan lebih dari 500.000 tentara. Mereka berencana menjebak tentara Prancis dan menghabisi sisanya untuk mengakhiri perang.

The British Expeditionary Force harus mundur 20 km ke dalam kota Paris setelah pertempuran sengit di sekitar Mons dan pertempuran yang tertunda di Le Cateau.

Tapi kemudian mereka bergabung dengan tentara Prancis untuk menyerang, mengusir tentara Jerman, dan menyelamatkan Paris.

Pasukan kavaleri Inggris, bersama-sama dengan pasukan kavaleri Prancis, memainkan peran penting dalam perang ini.

Pertempuran di Nery

Nery merupakan tempat pertempuran sengit lainnya yang menyebabkan jatuhnya banyak korban dari kedua belah pihak yaitu Inggris dan Jerman.

Sekitar 80% tentara Inggris menjadi korban dalam Pertempuran Nery ini, sementara jumlah korban dari pihak Jerman tidak diketahui, meskipun sekitar 78 tentaranya ditahan.

Upacara yang berlangsung di Nery, Senin (01/09), melibatkan sejumlah parade, pertunjukkan drum band dan tembakan penghormatan.

Pertunjukan drum band itu akan meniru yang dilakukan 100 tahun yang lalu ketika drum disusun rapi dan ditempatkan di altar.