Israel hantam Gaza setelah serangan roket baru

  • 20 Agustus 2014
Serangan di Gaza
Asap membumbung yang dilaporkan terjadi setelah serangan Israel di Gaza.

Militer Israel mengatakan telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai tanggapan atas serangan roket baru, beberapa jam sebelum gencatan senjata berakhir.

Sejumlah pejabat Israel mengatakan "sasaran teror" diserang setelah tiga roket ditembakkan ke kota Beersheba dan Netivot.

"Serangan roket ini merupakan pelanggaran besar dan langsung atas gencatan senjata," kata Mark Regev, juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Balasan Israel tersebut dilakukan atas perintah langsung perdana menteri. Menurut militer, tidak ada korban dalam serangan terbaru ini.

Sejauh ini belum ada pihak di Gaza yang mengaku menembakkan roket ke wilayah Israel.

Namun beberapa saat sebelumnya, juru bicara Hamas, faksi Palestina yang berkuasa di Jalur Gaza, telah mengeluarkan peringatan.

"Bila Netanyahu tidak paham... bahasa politik di Kairo, kami tahu bagaimana membuatnya paham," kata Fawzi Barhoum.

Pada Senin malam (18/08) Israel dan Palestina dalam perundingan di Kairo sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 24 jam di luar lima hari yang disetujui sebelumnya. Tetapi delegasi Israel sekarang telah diperintahkan untuk pulang.

Sekitar 2.000 warga Palestina, mayoritas penduduk sipil, tewas dalam konflik yang bermula bulan lalu. Di pihak Israel, konflik menewaskan 64 tentara dan tiga penduduk sipil.

Berita terkait