AS-Kurdi berupaya ambil alih dam di Mosul

  • 17 Agustus 2014
Irak
Sebuah gambar menunjukkan Daulah Islamiyah kuasai bendungan di Mosul

Pasukan Kurdi yang didukung oleh serangan udara AS berupaya merebut bendungan di Mosul dari Daulah Islamiyah di bagian utara Irak.

Operasi untuk menguasai kembali dam terbesar di negara itu sejak Sabtu dengan serangan oleh pesawat tempur F-18 dan pesawat tanpa awak drone, seperti disampaikan pejabat AS.

Komando pusat AS mengatakan telah melakukan sembilan kali serangan udara pada Sabtu (16/8) yang mengenai target wilayah dekat Irbil dan dam di Mosul.

Pernyataan militer AS menyebutkan serangan menghancurkan sejumlah kendaraan pengangkut senjata.

Pejabat militer AS mengatakan kepada NBC News, bahwa keputusan untuk mengambil alih bendungan dilakukan setelah intelejen menunjukkan Negara Islam "belum sampai pada titik akan meledakkan instalasi".

Pejuang Kurdi Peshmerga telah mengunci posisi kelompok militan, dan disebutkan adanya serangan darat yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya.

Seorang komandan Kurdi Mayor Jenderal Abdelrahman Korini, mengatakan kepada AFP bahwa Peshmerga telah menguasai bagian timur bendungan dan masih terus "menyerang".

FA 18
Sebuah FA-18 lepas landas dari kapal AL AS USS di teluk pada Jumat.

Sementara itu, laporan menyebutkan peristiwa pembantaian kembali dilakukan Daulah Islamiyah, terhadap warga sipil non Muslim di sebuah desa di dekat Sinjar.

Selain itu, Daulah Islamiyah juga diduga membunuh 700 orang warga di dekat perbatasan provinsi Deir Ezzor yang kayak minyak, menurut sebuah laporan yang belum dapat diverifikasi secara independen.