Akun Twitter Medvedev diretas

  • 15 Agustus 2014
medvedev
Medvedev menjadi perdana menteri Rusia sejak tahun 2012.

Akun Twitter perdana menteri Rusia diretas hari Kamis (14 Agustus). Penyusup menaruh pesan bahwa Dmitry Medvedev telah mengundurkan diri.

Akun berbahasa Rusia yang diikuti lebih 2,5 juta orang tersebut juga penuh pesan yang mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Para peretas menulis Medvedev akan memulai karier baru sebagai seorang fotografer lepas.

Kelompok peretas Rusia, Shaltay-Boltay, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pemerintah segera memastikan akun tersebut memang diretas, lapor wartawan BBC Joe Miller.

"Saya mengundurkan diri. Saya malu terhadap kegiatan pemerintah. Saya minta maaf," tulis peretas pada mulanya.

Mereka kemudian mengirim tweets bahwa listrik akan dilarang, dan Vladimir Putin melakukan "kesalahan".

Shaltay-Boltay juga mengaku telah membobol akun dan iPhones perdana menteri.

Kelompok ini mengirim pesan Twitter,"Beberapa akun -termasuk Gmail- dan isi tiga iPhones perdana menteri tertentu telah kami kuasai di internet. Rinciannya akan menyusul."

Akun Twitter bahasa Inggris Medvedev tidak terkena serangan.

Berita terkait