BBC navigation

Dua warga Inggris dibunuh di Kuching

Terbaru  6 Agustus 2014 - 22:36 WIB
brunger

Aidan Brunger melakukan latihan kerja selama enam minggu di sebuah rumah sakit di Kuching.

Dua mahasiswa kedokteran Inggris mati ditikam di Kuching, Borneo, Malaysia, kata polisi setempat.

Universitas Newcastle Inggris menyatakan pembunuhan dua mahasiswanya Neil Dalton dan Aidan Brunger, keduanya berumur 22 tahun, "sangat mengejutkan".

Polisi Klik Malaysia mengatakan mereka dibunuh pada dini hari pukul 04:15 hari Rabu (6 Agustus) waktu setempat dan empat pria sudah ditangkap.

Terjadi perdebatan antara seorang pria dengan salah satu korban sebelum pembunuhan, tambah polisi.

Dalton dan Brunger menjalani minggu terakhir dari latihan kerja selama enam minggu di sebuah rumah sakit di Kuching, kota di salah satu negara bagian Malaysia di Borneo, Kalimantan bagian utara.

Polisi Malaysia menyatakan kedua korban sedang minum di sebuah kedai teh, ketika seorang pria "menegur" mereka karena "berisik".

"Hal ini memicu keributan," kata polisi antara pria itu dan salah satu korban sebelum mereka meninggalkan toko.

Polisi mengatakan empat pria kemudian "mengejar" mahasiswa tersebut dengan menggunakan sebuah kendaraan, sebelum salah satu pria keluar dan menyerang mereka dengan menggunakan pisau.

Polisi menambahkan tiga tersangka ditangkap sekitar pukul 06:00 waktu setempat dan sebuah pisau juga ditemukan. Tersangka keempat ditangkap pada pukul 16:45.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.