Sedikitnya 20 tewas dalam perayaan Ied Pakistan

  • 31 Juli 2014
Para petugas darurat mengangkut jenazah yang ditemukan

Sedikitnya 20 orang tewas tenggelam dan tiga lainnya masih hilang karena berenang di laut yang bergelombang besar dan berarus kuat di Karachi, Pakistan, demikian keterangan polisi.

Ribuan orang memenuhi pantai Clifton, Karachi, untuk menikmati libur Iedul Fitri.

Media lokal melaporkan, di antara korban terdapat tiga orang yang berasal dari satu keluarga, dan seorang bocah 12 tahun.

Dua mayat ditemukan di pantai lain, di Teluk Hawke. Hingga berita ini diterbitkan, petugas penyelamat mengatakan tiga orang masih dinyatakan hilang.

Para korban yang tak menghiraukan peringatan keselamatan dan tenggelam dibawa arus yang kuat dan angin kencang, kata perwira tinggi polisi Ibadat Nisar yang dikutip kantor berita AFP.

Di pantai tepi laut Arabia itu -sejak Juni atau menjelang awal musim hujan- diberlakukan larangan mandi dan berenang di laut karena arus kencang dan ombak yang besar.

Tim penyelamat mengerahkan helikopter untuk menemukan korban.

"Polisi dikerahkan untuk menegakkan larangan itu namun orang-orang memaksakan kehendak," kata perwira itu.

Sebuah operasi penyelamatan dikerahkan dengan menggunakan helikopter dan penyelam dari angkatan laut, jelas pejabat Karachi, Shoaib Ahmed Siddiqui.

Keluarga tepekur menunggu kabar nasib keluarga tercinta