Tim ahli selediki pecahan pesawat MH17

  • 22 Juli 2014
Tim penyelidik Malaysia
Tim penyelidik Malaysia bersiap-siap masuk ke Stasiun Kereta Balachovka di Ukraina timur.

Tiga tim ahli internasional telah tiba di lokasi puing-puing pesawat Malaysia Airlines yang ditembak jatuh pekan lalu di Ukraina timur.

Mereka tiba di lokasi kejadian setelah pasukan pemerintah Ukraina dan pasukan pemberontak setuju mentaati gencatan senjata, Selasa (22/07) di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH17.

Seorang anggota team pemantau dari Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE), Michael Bociurkiw, mengatakan kepada BBC bahwa pecahan pecahan pesawat telah dipotong-potong, mungkin agar jenazah bisa diambil.

"Kami mendapati pecahan-pecahan besar dan saya melihat sayap ekor serta bagian belakang pesawat terlihat berbeda dengan apa yang pernah kami lihat pertama kali. Dengan kata lain puing-puing ini sudah dipotong," kata Bociurkiw.

Identifikasi jenazah

Ia menambahkan dua hari lalu tim penyelidik melihat bagian kokpit dan bagian belakang kelas bisnis dipotong dengan mesin gergaji oleh orang-orang berseragam.

Sementara itu kereta yang mengangkut jenazah dan kotak hitam pesawat telah tiba di Kharkiv, kota yang dikuasai oleh pemerintah Ukraina.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan pesawat negara itu akan menerbangkan jenazah ke Belanda Rabu besok (23/07).

Di sana petugas akan secara resmi akan melakukan identifikasi sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh di Ukraina timur hari Kamis (17/07) dalam penerbangan dari Amsterdam. Sebagian besar dari 298 penumpang dan awak pesawat tercatat sebagai warga negara Belanda.

Pemberontak Ukraina pro-Rusia dituduh menembak jatuh pesawat tetapi pemberontak menuding Ukraina berada di balik peristiwa itu.

Berita terkait