Tiga mortir dari Gaza ke Israel saat gencatan senjata

  • 17 Juli 2014
Warga Gaza
Warga Gaza City berbelanja hari Kamis saat diberlakukan gencatan senjata lima jam.

Militan Palestina menembakkan sedikitnya tiga mortir dari Gaza ke Israel pada masa gencatan senjata untuk bantuan kemanusiaan, seperti diungkapkan aparat keamanan Israel.

Sebelumnya Hamas dan Israel sepakat untuk menghentikan peperangan selama lima jam pada Kamis 17 Juli untuk memungkinkan warga Gaza mengumpulkan pasokan pangan.

Pasukan Pertahanan Israel, IDF, sejauh ini tidak mengambil tindakan balasan dan belum ada pernyataan dari Hamas terkait tembakan mortir tersebut.

Pihak berwenang di Gaza mengatakan serangan Israel sejauh ini menewaskan 227 warga Palestina sementara roket Hamas menyebabkan seorang warga Israel tewas.

"Sementar IDF menghentikan tembakan, tiga mortir ditembakkan dari Gaza mengenai kawasan Eshkol," seperti dinyatakan tentara Israel sekitar dua jam setelah gencatan senjata dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat.

Militer Israel sebelumnya memperingatkan akan 'menanggapi segera' jika terjadi serangan saat gencatan senjata.

Israel melancarkan operasi militer atas Gaza pada tanggal 8 Juli dengan menyatakan tujuannya adalah untuk menghentikan serangan roket Palestina ke wilayahnya.

Namun PBB mengatakan sebagian besar korban jiwa dalam operasi militer itu adalah warga sipil.

Sementara Israel menuduh Hamas menyembunyikan prasarana militernya di dalam kawasan pemukiman penduduk sipil.

Berita terkait