Hague tinggalkan jabatan menlu Inggris

  • 15 Juli 2014
hague
William Hague mengundurkan diri sebagai menteri luar negeri Inggris. Dia bakal digantikan Philip Hammond.

William Hague resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai menteri luar negeri Inggris, demikian diungkapkan kantor perdana menteri Inggris di Downing Street, London.

Pengunduran diri Hague merupakan bagian dari perombakan kabinet Perdana Menteri David Cameron.

Sejumlah menteri senior mengatakan kepada BBC bahwa Menteri Pertahanan Philip Hammond akan menggantikan Hague.

“William Hague merupakan salah satu dari pemuka Partai Konservatif, memimpin partai dan menjabat dalam dua kabinet.

“Dia tidak hanya merupakan menteri luar negeri nomor wahid, dia juga kolega dekat, penasihat bijak, dan sahabat dekat. Dia akan tetap menjadi asisten politik de facto saya menjelang pemilihan umum dan dia akan menjadi bagian dari tim inti yang bekerja memastikan kemenangan Partai Konservatif,” kata Cameron.

Setelah lengser dari jabatannya sebagai Menlu Inggris, Hague akan menduduki kursi ketua majelis rendah parlemen. Posisi itu akan dia tempati selama setahun. Seusai pemilihan umum 2015, dia akan menanggalkan statusnya selama 25 tahun sebagai anggota parlemen Inggris.

“Saya gembira dapat menjabat Ketua Majelis Rendah dan berkampanye untuk para kandidat Partai Konservatif di seantero negeri. Setelah pemilihan umum, saya akan kembali menulis sembari memberi dukungan yang sangat aktif untuk Partai Konservatif dan berkampanye untuk isu-isu internasional yang saya yakini,” kata Hague.

Perombakan kabinet PM David Cameron mengundang tanggapan dari anggota parlemen dari Partai Buruh, Michael Dugher. Menurutnya, tindakan itu menjelaskan kepemimpinan David Cameron.

Khusus soal Hammond, Dugher merujuk pada sikap Hammond yang beberapa kali mewacanakan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

“Partai Konservatif kini mundur dari Eropa dengan segala ancaman terhadap pekerjaan dan bisnis di Inggris,”