Israel terima usulan gencatan senjata

  • 15 Juli 2014
Israel
Serangan udara Israel di Gaza berlangsung sejak delapan hari lalu

Israel telah menerima usulan pemerintah Mesir untuk memulai gencatan senjata di Gaza.

Hamas, yang menguasai wilayah Gaza, belum mengeluarkan respon resmi mengenai usulan Mesir tersebut. Tetapi sayap militer Hamas telah menolak rencana tersebut dan menilainya sebagai sikap menyerah.

Mesir mengeluarkan kerangka kerja untuk gencatan senjata yang memungkinkan gencatan senjata bisa diterapkan mulai Selasa (15/07)

Proposal tersebut mendesak gencatan senjata secepatnya, menyusul rangkaian pertemuan tingkat delegasi tingkat tinggi di Kairo yang dihadiri kedua pihak.

Pejabat Palestina mengatakan setidaknya 192 orang tewas dalam serangan udara Israel sejak delapan hari lalu untuk menghentikan militan menembakkan roket kearah Israel.

PBB memperkirakan tiga perempat korban merupakan masyarakat sipil.

Sedikitnya 1.400 warga Palestina mengalami luka-luka. Sementara dari pihak Israel empat orang terluka parah sejak kekerasan terjadi, tetapi tidak ada korban tewas.

Persetujuan terhadap usulan Mesir tersebut diambil dalam rapat kabinet Israel yang dipimpin oleh PM Benjamin Netanyahu, Selasa pagi.

Wartawan BBC Kevin Connolly mengatakan tidak ada 'kejutan' dalam proposal tersebut, sama seperti penyelesaian konflik lainnya. Tetapi tidak ada jaminan, usulan tersebut akan dijalankan.

Saat ini, sumber Hamas mengatakan serangan akan lebih intens kecuali Israel membebaskan tahanan dan bekerja sama dengan Mesir untuk mencabut pembatasan ekonomi di Gaza.