Karzai menyangkal kebangkitan al-Qaida

  • 18 Juni 2014
karzai
Presiden Hamid Karzai mengatakan dirinya secara teratur berhubungan dengan Taliban.

Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyangkal kemungkinan kelompok-kelompok terkait al-Qaida bangkit kembali di negaranya dalam cara yang sama dengan di Irak.

Ketika ditanya wartawan BBC Lyse Doucet di Kabul tentang apakah yang terjadi di Irak dapat juga terjadi di Afghanistan, presiden menjawab,"Tidak pernah, sama sekali."

Karzai yang akan mengakhiri masa jabatannya ini mengatakan al-Qaida tidak ada di Afghanistan.

Pasukan NATO dijadwalkan mundur dari Afghanistan pada akhir tahun 2014 dan beberapa pengamat memperingkatkan kemungkinan terjadinya peningkatan kekerasan setelah mundurnya pasukan internasional.

Presiden Karzai mengatakan dia secara teratur berunding dengan Taliban, "Mereka berhubungan dengan saya setiap hari,"katanya.

"Terjadi pertukaran surat, pertemuan dan keinginan menciptakan perdamaian.

"Tetapi mereka sendiri tidak dapat menciptakan perdamaian, sama seperti saya dan penduduk dan pemerintah Afghanistan tidak mampu menciptakan perdamaian sendiri."

Warga Afghanistan memberikan suara pada pemilihan presiden tanggal 14 Juni. Karzai dijadwalkan menyerahkan kekuasaan kepada penggantinya pada bulan Agustus.

Dia mengatakan negaranya memerlukan bantuan dunia yang berkelanjutan karena mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup.