PM Cina bertemu Ratu dan David Cameron

  • 17 Juni 2014
PM Li Keqiang dan PM David Cameron
Lawatan PM Li Keqiang juga meredakan ketegangan diplomatis kedua negara.

Perdana Menteri Cina, Li Keqiang, sudah bertemu dengan Ratu Elizabeth dan Perdana Menteri Inggris, David Cameron di London.

Kunjungan Li ditujukan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Cameron mengatakan kunjungan Li sebagai peluang untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang baru, dengan kesepakatan bisnis senilai US$30 miliar siap ditandangani.

Sejumlah pegiat pro-Tibet melakukan unjuk rasa saat kedua perdana menteri bertemu.

PM Cameron mendapat tekanan untuk mengangkat masalah hak asasi manusia Cina dalam pembicaraannya dengan PM Li.

Lawatan tiga hari Li Keqiang ini juga dilihat sebagai langkah yang 'mendinginkan' hubungan diplomatik Cina dan Inggris setelah PM Cameron pada tahun 2012 bertemu dengan pemimpin spritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama.

Cina mendapat kecaman dari negara-negara Barat karena dianggap menekan kebebasan beragama dan budaya Tibet.

Pegiat Tibet
Pegiat Tibet menggelar unjuk rasa saat pertemuan PM Cina dan Inggris.

Bersamaan dengan kunjungan Li, Kementerian Dalam Negeri Inggris mengumumkan layanan visa baru kepada warga Cina yang ingin bepergian ke Inggris.

Dengan layanan baru itu maka wisatawan asal Cina bisa mengajukan aplikasi bersamaan dengan visa Schengen, yang bisa digunakan untuk memasuki 26 negara Eropa.

Selama ini visa Inggris tidak masuk dalam visa Schengen dan layanan baru hanya untuk wisatawan Cina.

Berita terkait