Saudi larang buruh bekerja saat matahari terik

  • 15 Juni 2014
pekerja saudi
Suhu udara saat siang hari pada pertengahan tahun dapat mencapai 50 derajat C.

Saudi Arabia menerapkan peraturan baru yang melarang perusahaan memerintahkan buruh bekerja saat cuaca sangat panas.

Mulai dari Minggu (15/06) sampai September mendatang, para buruh dilarang bekerja di luar mulai pukul 12:00 siang sampai 15:00.

Pemerintah Saudi mengatakan peraturan itu diterapkan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja.

Sejumlah negara Teluk juga menerapkan larangan yang sama, termasuk Bahrain dan Uni Emirat Arab dan juga berlaku mulai Minggu (15/06).

Namun mereka yang bekerja di sektor minyak dan gas serta badan darurat diperkecualikan dari peraturan itu.

Qatar menghadapi kritikan keras karena memaksa para pekerja migran dari Asia untuk membangun fasilitas Piala Dunia 2022 di luar saat matahari dalam kondisi sangat terik.

Di Saudi dan negara-negara Teluk, suhu udara pada pertengahan tahun dapat mencapai 50 derajat Celsius.

Qatar mengatakan akan menerapkan langkah untuk memastikan kondisi pekerja lebih aman.

Di Uni Emirat Arab, perusahaan yang tetap memerintahkan para buruh untuk bekerja di luar saat kondisi sangat terik akan menghadapi sanksi dan juga denda.

Berita terkait