BBC navigation

Ribuan polisi cari pemilik kapal feri Korsel

Terbaru  11 Juni 2014 - 12:20 WIB
polisi

Polisi Korea Selatan belum kunjung menemukan pemilik kapal feri Sewol.

Sedikitnya 4.000 polisi Korea Selatan kembali menggerebek kompleks Gereja Baptis Evangelis di daerah pinggiran Kota Seoul guna mencari Yoo Byung-eun, miliuner pemilik kapal feri Sewol yang tenggelam April lalu.

Pria berusia 70-an tahun itu merupakan salah seorang pendiri gereja tersebut.

Para petugas, yang sebagian mengusung tameng dan pentungan, bergerak dari satu bangunan ke bangunan lain di kawasan seluas beberapa lapangan sepak bola tersebut.

Ratusan jemaah di lokasi memprotes kedatangan ribuan polisi. Beberapa orang membuntuti polisi, lainnya menyerukan slogan, ”Mari lawan polisi dan jaksa”.

Dalam penggerebekan itu, aparat menahan empat anggota gereja, tiga di antara mereka dicurigai membantu pelarian Yoo dan seorang lainnya karena menganggu upaya pencarian.

Penggerebekan kompleks gereja di Kota Anseong, 70 kilometer dari Seoul, merupakan aksi kedua polisi. Klik Mereka melakukan tindakan serupa pada 21 Mei lalu dan hasilnya pun nihil.

Aksi hari ini ditempuh sehari setelah Presiden Korea Selatan Park Geun-hye mengatakan operasi pencarian Yoo yang berkepanjangan “tidak masuk akal”.

Yoo Byung-eun merupakan pemilih Chonghaejin Marine, perusahaan yang mengoperasikan kapal feri Sewol yang tenggelam pada April lalu sehingga menewaskan lebih dari 300 orang.

Yoo menghadapi tuntutan pemangkiran pajak, penggelapan dan keteledoran. Keberadaannya hingga kini belum diketahui meski polisi telah menawarkan hadiah US$500.000 atas informasi yang berujung pada penangkapannya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.