Vietnam minta protes anti-Cina diakhiri

  • 17 Mei 2014
Kekerasan anti-Cina
Sebagian warga Vietnam marah atas pembangunan anjungan kilang minyak oleh Cina.

Berbagai unjuk rasa di Vietnam menentang Cina diminta segera dihentikan menyusul serangkaian serangan terhadap pabrik-pabrik asing pekan lalu.

Seruan itu disampaikan oleh Perdana Menteri Vietnam, Tan Dung, pada Sabtu (17/05).

Dalam pesan pendek kepada jutaan pengguna telepon genggam di negara itu, Tan Dung mengatakan Kementerian Keamanan Umum dan pemerintah-pemerintah di tingkat provinsi telah diperintahkan untuk "mengambil langkah-langkah bersama dan tegas untuk tidak membiarkan protes ilegal yang menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban sosial."

Walikota Hanoi juga mengeluarkan seruan serupa. Walikota mengatakan protes lebih lanjut akan merusak stabilitas politik.

Ia menyerukan kepada badan-badan penegak hukum untuk membujuk warga agar tidak mengikuti demonstrasi.

Namun kelompok-kelompok pembangkang menyerukan kepada penduduk untuk berkumpul di kota-kota besar hari Minggu besok (18/05) guna memprotes pembangunan anjungan pengeboran minyak oleh Cina di wilayah perairan yang diperebutkan.

Cina menegaskan akan meminta pertanggungjawaban pemerintah Vietnam atas kekerasan yang terjadi di tengah konfrontasi terburuk antara kedua negara selama 30 tahun terakhir.

Pemerintah Cina juga telah mengatakan proyek kilang minyak di Laut Cina Selatan tetap berlanjut walaupun terjadi kerusuhan anti-Cina di Vietnam.

Berita terkait