BBC navigation

Korban ledakan tambang Turki bertambah

Terbaru  14 Mei 2014 - 08:56 WIB
Turki

Sekitar 787 orang masih terjebak di dalam lokasi pertambangan

Jumlah korban ledakan di sebuah pertambangan di Turki bagian barat dilaporkan bertambah menjadi 166 tewas dan 80 terluka, seperti disampaikan data resmi pemerintah.

Menteri Energi Taner Yildiz mengatakan 787 orang terperangkap di dalam tambang setelah ledakan terjadi akibat masalah aliran listrik.

Ledakan, Klik yang disusul dengan kebakaran, terjadi di pertambangan batu bara di Kota Soma, Provinsi Manisa, pada Selasa (13/05).

Cuplikan rekaman video yang ditayangkan stasiun televisi menunjukkan tim penyelamat membantu para pekerja keluar dari lokasi pertambangan dengan muka dan penutup kepala ditutupi debu.

Beberapa diantara mereka dapat berjalan, sementara sejumlah pekerja harus ditandu.

Di sekitar lokasi tambang, yang terletak sekitar 450km dari ibu kota Ankara, para anggota keluarga korban berkumpul menunggu kejelasan nasib kerabat mereka.

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan telah menunda kunjungan ke Albania menyusul kecelakaan tersebut dan akan berkunjung ke Soma.

Pemilik tambang Soma, Komur Isletmeleri, tidak menyebutkan kerugian yang dialami akibat peristiwa tersebut.

"Prioritas utama kami adalah menyelamatkan pekerja sehingga mereka dapat kembali berkumpul dengan orang-orang yang mereka cintai," kata Isletmeleri dalam sebuah pernyataan.

Kecelakaan tambang terburuk di Turki terjadi pada 1992. Kala itu, 270 pekerja tambang tewas di dekat Zonguldak, dekat Laut Hitam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.