Pakar PBB: Satu miliar orang buang air sembarangan

  • 9 Mei 2014
wc umum PBB di kam pengungsi Juba
PBB mengatakan banyaknya orang yang buang air di parit atau tempat umum tingkatkan risiko penyakit.

Para pakar PBB mengatakan satu miliar orang masih buang air sembarangan yang menyebabkan tersebarnya penyakit fatal seperti kolera, diare, dan hepatitis.

UNICEF dan WHO mengatakan upaya untuk meningkatkan sanitasi pada masyarakat miskin dipusatkan untuk membangun kakus sederhana namun rencana ini sering diabaikan.

Di India, lebih dari 600 juta orang masih buang air di tempat terbuka dan para ilmuwan mengatakan miliaran dolar yang dianggarkan untuk meningkatkan sanitasi tidak memecahkan masalah.

Sementara di Indonesia, berdasarkan data WHO/UNICEF pada 2012, 63 juta orang buang air sembarangan.

Namun, para ahli dari PBB mengatakan Bangladesh dan Vietnam berhasil mengatasi masalah buang air sembarangan ini tahun lalu.

Pada tahun 1990-an, lebih satu dari tiga orang yang buang air sembarangan di dua negara itu.

Secara keseluruhan, jumlah orang yang buang air sembarangan turun dari 1,3 miliar pada 1990 menjadi satu miliar orang.

Sekitar 90% dari jumlah itu tinggal di daerah pedesaan dan mereka masih "buang air besar di parit, di balik semak-semak atau aliran sungai tanpa privasi," kata penelitian PBB.

Praktik seperti ini masih meningkat datanya di 26 negara di sub-Sahara Afrika.