Nigeria janjikan hadiah bagi penemu murid korban penculikan

  • 8 Mei 2014
boko haram
Pemimpin Boko Haram mengancam akan "menjual" 200 murid perempuan yang diculik.

Polisi Nigeria menawarkan hadiah US$300.000 atau Rp3,4 miliar bagi siapa pun yang dapat membantu menemukan dan menyelamatkan lebih 200 murid perempuan yang diculik kelompok Boko Haram.

Mereka diculik lebih tiga minggu lalu oleh milisi Islamis tersebut dari asrama mereka di negara bagian Borno di timur laut.

Milisi juga dianggap bertanggung jawab atas serangan lainnya di sebuah kota di negara bagian tersebut hari Senin 5 Mei.

Seorang senator dari daerah terpencil mengatakan sekitar 300 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Ahmed Zanna mengatakan kelompok bersenjata tiba dalam iring-iringan kendaraan di Gamboru Ngala, dekat perbatasan dengan Kamerun.

Mereka mencuri makanan dan sepeda motor, membakar ratusan kendaraan dan bangunan, kata politikus tersebut kepada BBC Hausa.

Seorang penduduk kota mengatakan kepada BBC, saat azan terdengar pukul 1 siang waktu setempat hari Senin, terdengar juga suara tembakan.

Dia mengatakan penyerang adalah pemberontak Islamis dan mereka meneriakkan "Allahu Akbar".

Serangan berlangsung selama lima jam dan saat itu kota tersebut sedang ramai didatangi pedagang dari tempat lain, katanya.