BBC navigation

Krisis Ukraina timur semakin buruk

Terbaru  4 Mei 2014 - 13:55 WIB
Ukraina

Tentara Ukraina menuju ke Sloviansk tetapi belum memasuki kota

Ketegangan di Ukraina Timur masih terjadi menyusul persiapan pasukan Kiev untuk melanjutkan operasi "anti teror" dan kelompok bersenjata pro Rusia memperkuat barikade.

Tentara Ukraina diterjunkan ke sejumlah kota pada Sabtu (03/05) untuk mengambilalih penguasaan gedung dari kelompok bersenjata.

Tetapi disalah satu kota, Luhansk, pasukan pemberontak menyerang sebuah markas layanan keamanan.

Bentrokan di bagian selatan kota Odessa yang menewaskan 42 orang, telah meningkatkan ketegangan di negara tersebut.

Kebakaran gedung pemerintahan regional menyebabkan puluhan pemrotes tewas.

Pemrotes pro-Rusia berkumpul di Trade Unions House Odessa setelah bentrok dengan aktivis pro-Kiev, lalu laporan menyebutkan kedua kelompok ini Klik saling melempar bom molotov.

Juru bicara pemerintah Rusia menuduh pemerintah Ukraina mendorong ekstimis nasionalis dan mengatakan kondisi tersebut menyebabkan rencana penyelenggaraan pemilu pada 25 Mei mendatang menjadi "tidak masuk akal".

Ukraina

Kebakaran di gedung pemerintahan regional di Odessa Ukraina

Kekerasan yang terjadi di Odessa merupakan yang paling parah sejak Februari lalu, ketika 80 orang tewas dalam sebuah demonstrasi di Kiev menentang Presiden terguling Viktor Yanukovych.

Menlu AS John Kerry dan Menlu Rusia Sergei Lavrov, kembali melakukan pembicaraan melalui telepon mengenai krisis Ukraina.

Lavrov mendesak Kerry untuk menekan Kiev agar menghentikan operasi militer, yang dia sebut berisiko "menyebabkan negara itu dalam konflik saudara".

Ukraina

Ketegangan di Odessa disebutkan yang terparah Ukraina

Kerry mengatakan Moskow seharusnya berhenti mendukung separatis pro-Rusia dan memperingatkan kemungkinan diterapkan sanksi lanjutan dari negara Barat.

Menlu AS dan Rusia juga mendiskusikan kemungkinan keterlibatan Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE) dalam upaya menyelesaikan krisis Ukraina.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.