Tanah longsor di Afghanistan tewaskan ratusan orang

  • 3 Mei 2014
Afghanistan
Hujan lebat selama beberapa hari melanda kawasan di timur dan laut Afghanistan.

Sedikitnya 350 orang tewas dan sejumlah besar lainnya masih dinyatakan hilang dalam bencana tanah longsor di Provinsi Badakhsan di timur laut Afghanistan.

Ratusan rumah tertimbun di bawah tumpukan lumpur dan batu ketika satu bagian pegunungan longsor akibat hujan lebat, Jumat 2 Mei.

Para petugas penyelamat masih berupaya untuk mencari korban yang selama.

Wartawan BBC di Badakhsan, Qurbon Ali Hamzi, melaporkan hujan masih turun sehingga menyulitkan proses pencarian dan meningkatkan kekhawatiran tanah longsor lanjutan.

Proses pencarian korban juga dipersulit karena keterbatasan peralatan.

"Jumlah yang meninggal sudah meningkat mencapai 350 jiwa dan diperkirakan terjadi pengungsian secara besar-besar," seperti dinyakatan misi PBB di Afghanistan.

"Kantor PBB Untuk Kooridnasi Bantuan Kemanusiaan (OCHA) sedang membantu dengan berkodinasi bersama pihak berwenag untuk menyelamatkan korban yang masih terperangkap."

Perkiraan awal menyebutkan 1.000 rumah rusak dan sekitar 300 langsung tertimbun oleh tanah longsor.

Karena Jumat merupakan hari libur di Afghanistan, banyak orang yang masih berada di dalam rumah ketika bagian pegunungan longsor pada siang hari waktu setempat.

Provinsi Badakhshan -yang berada di dekat perbatasan Tajikistan, Cina, dan Pakistan- memiliki banyak pegunungan.

Sementara itu wartawan BBC di ibukota Kabul, David Loyn, mengatakan hujan lebat melanda sejumlah kawasan di bagian timur dan utara Afghanistan selama beberapa hari belakangan dan sekitar 150 orang teas akibat banjir.