Perpustakaan madrasah diberi nama Osama Bin Laden

  • 18 April 2014
perpustakaan madrasah
Jumlah siswi di Madrasah Jamia Hafsa di Islamabad ini sekitar 15.000 orang.

Madrasah untuk perempuan di ibukota Pakistan, Islamabad, mengambil nama mantan pemimpin al-Qaida, Osama bin Laden, sebagai nama perpustakaan.

Seorang juru bicara sekolah menggambarkan Bin Laden, yang tewas di tangan pasukan khusus Amerika Serikat tiga tahun lalu sebagai syahid atau orang yang meninggal dalam mempertahankan kepercayaan atau agama.

Sekolah itu milik ulama Maulana Abdul Aziz yang juga imam Masjid Merah di kota itu.

Pada tahun 2007, masjid itu sempat menjadi tempat bentrokan antara kelompok radikal dan militer yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Saat tahun pertama terbunuhnya Osama bin Laden, ratusan orang turun ke jalan untuk memberikan penghargaan terhadapnya.

Kejadian itu kemudian memicu serangkaian serangan oleh militan Pakistan.

Ada dua madrasah di kompleks masjid itu, untuk perempuan dan laki-laki.

Madrasah Jamia Hafsa untuk perempuan dengan perpustakaan yang dinamakan Bin Laden itu memiliki siswi 15.000.

Papan kecil dengan nama Bin Laden ditulis di depan perpustakaan itu dan menyebutnya sebagai 'martir'.

Bin Laden tewas ditembak pasukan khusus Amerika dikota Abbottabad pada 2011.

Berita terkait