BBC navigation

Doa khusus di Uganda atas UU antihomoseksual

Terbaru  31 Maret 2014 - 19:52 WIB
Protes antigay

UU antihomseksual ditandatangani Februari lalu dan dikecam masyarakat internasional.

Presiden Uganda Yoweri Museveni menghadiri doa khusus yang diselenggarakan untuk berterima kasih kepadanya atas ditandatanganinya undang-undang antihomeseksual.

Massa dalam jumlah besar serta sejumlah menteri menghadiri upacara di ibuktoa Kampala.

Upacara yang diselenggarakan pemuka lintas agama ini diisi dengan doa syukur kepada Tuhan karena memandu Museveni dalam menandatangani UU itu.

Undang-undang baru yang ditandatangani Februari lalu mencakup hukuman seumur hidup atas hubungan seksual sejenis dan juga perkawinan sesama jenis.

UU juga melarang apa yang mereka sebut upaya mempromosikan homoseksualitas.

Undang-undang antihomoseksual ini menimbulkan kritikan keras dari masyarakat internasional.

Dampak ekonomi

Klik Negara donor Barat juga mengurangi dan menunda bantuan untuk negara Afrika Timur itu.

Bantuan asing tahunan untuk Uganda terdiri dari seperlima dari anggaran tahunan sebesar US$12 miliar.

"(Pengurangan bantuan) tidak akan menyebabkan Uganda mengalami resesi besar namun akan mengurangi sekitar satu sampai 2% perkembangan produk domestik bruto," kata Harry Verhoeven, pengajar politik Afrika di Universitas Oxford, Inggris.

"Posisi negara Uni Eropa untuk menahan bantuan lebih kuat dari yang semula diperkirakan Presiden Museveni," kata Verhoeven kepada kantor berita AFP.

Bank Dunia juga membekukan bantuan sebesar US$90 juta.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.