Suasana bandara Kuala Lumpur pasca pesawat hilang

  • 9 Maret 2014
Bandara Kuala Lumpur
Suasana di bandar udara Kuala Lumpur hari Minggu petang (09/03).

Lebih dari 24 jam setelah penerbangan Malaysia Airlines nomor 370 dari Kuala Lumpur ke Beijing dinyatakan hilang kontak, suasana di bandara udara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) tampak normal.

Maskapai nasional Malaysia ini memang sebelumnya menyatakan apa yang terjadi dengan penerbangan MH370 tersebut tidak sampai mengganggu penerbangan-penerbangan lainnya.

Dan hal ini tampak dari layar kedatangan maupun keberangkatan di KLIA saat saya sedang transit dalam perjalanan ke Jakarta Minggu petang (09/03).

Di layar, jadwal kedatangan dan keberangkatan tidak mengalami keterlambatan luar biasa atau perubahan berarti.

Di layar televisi sekali muncul berita mengenai perkembangan pencarian pesawat naas yang hilang.

Apa yang agak berbeda di kawasan penumpang di bandara mungkin adalah suasana hati para penumpang.

"Kekhawatiran ada karena kami menggunakan Malaysia Airlines untuk melancong di Malaysia, tetapi kalau kita terpaku pada ketakutan, kita tidak akan pergi ke mana-mana," tutur Angel, seorang wisatawan dari Swiss.

Bandara Kuala Lumpur
Seorang penumpang mengaku cukup khawatir setelah pesawat dinyatakan hilang.

Yang justru lebih khawatir, lanjutnya, adalah anak-anaknya di rumah

"Tadi pukul lima pagi waktu Swiss mereka sudah mengirim pesan menanyakan kabar dan penerbangan selanjutnya," kata Angel.

Penumpang lainnya, Cik Mat, mengatakan ia menahan diri untuk tidak membicarakan kecelakaan ini menjelang penerbangannya ke Kelantan di bagian utara.

"Ini semacam tabu bicara masalah ini sebelum terbang. Sebaiknya kita tidak bicarakan, yang penting kita selalu berdoa," kata Cik Mat.

Rosmah, seorang mahasiswi di Kuala Lumpur, menuturkan ia lebih khawatir sekarang setelah catatan keselamatan maskapai penerbangan nasionalnya tercoreng.

"Takut ya takut, lebih takut sekarang. Tetapi apa boleh buat," katanya.

Hilangnya pesawat yang mengangkut 227 penumpang dan 12 awak ini mengejutkan sebagian kalangan industri penerbangan sebab sejauh ini maskapai penerbangan Malaysia ini dikenal sebagai salah satu maskapai penerbangan dengan catatan keselamatan paling baik di Asia.