Kasus sodomi, Anwar Ibrahim kembali ke pengadilan

  • 6 Maret 2014
Anwar Ibrahim
Anwar Ibrahim tiba di pengadilan banding didampingi istrinya Wan Azizah.

Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim kembali ke pengadilan menyusul banding pemerintah terkait pembebasannya dalam kasus sodomi.

Politisi berusia 66 tahun ini dinyatakan tak bersalah atas dakwaan berhubungan seks dengan asistennya.

Anwar mengecam banding pemerintah itu yang ia sebutkan sebagai upaya politik untuk merusak citranya.

Vonis pengadilan banding bisa selesai dalam waktu beberapa hari atau minggu, kata pakar hukum.

Anwar Ibrahim tengah berupaya untuk menang dalam pemilihan sela bulan ini dan banyak kalangan yang memperkirakan dengan kemenangan ini akan membuka jalan baginya untuk berkuasa di Selangor, negara bagian terkaya dan paling banyak penduduknya di Malaysia.

Namun bila Anwar divonis, mantan menteri keuangan dan mantan wakil perdana menteri ini akan didiskualifikasi dalam politik dan menghadapi hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Anwar ditahan pada 2008 dengan dakwaan hubungan sodomi.

Anwar Ibrahim
Anwar Ibrahim mengatakan sidang banding itu merupakan upaya politik.

Ia mendekam selama enam tahun di penjara karena sodomi dan korupsi setelah ia dipecat sebagai wakil perdana menteri pada 1998.

Ia dibebaskan atas dakwaan sodomi pada Januari 2012 karena sampel DNA yang diajukan polisi sebagai bukti diperkirakan telah terkontaminasi.

Berita terkait