Pemerintah dan oposisi Suriah bertemu di Jenewa

  • 10 Februari 2014
suriah
Banyak wilayah di Suriah telah menjadi puing dan ribuan orang tewas

Dialog damai tahap dua antara pemerintah Suriah dan perwakilan oposisi akan dimulai di Jenewa pada Senin (10/04).

Pembicaraan tahap pertama berakhir bulan lalu tanpa kesepakatan jelas dan kedua belah pihak saling melontarkan tuduhan.

Namun, delegasi PBB Lakhdar Brahimi mengatakan ada "kesepahaman" yang telah diraih.

Dialog ini akan dilakukan setelah ratusan orang dievakuasi dari kota Homs paska tercapainya gencatan senjata tiga hari.

Evakuasi itu rampung meski di tengah deruan peluru dan mortir dari kedua belah pihak.

Aktivis mengatakan baku senjata itu menewaskan beberapa orang.

Fokus dialog

Konflik sipil di Suriah telah merenggut lebih dari 100 ribu jiwa sejak 2011.

Kekerasan itu juga membuat 9,5 juta orang kehilangan tempat tinggal dan menciptakan krisis kemanusiaan besar di Suriah serta negara tetangganya.

Di akhir pembicaraan pada 31 Januari, kedua pihak yang bertikai belum menampakkan tanda-tanda akan mencapai kompromi.

Pemerintah bersikeras agar dialog itu fokus pada pemberantasan "terorisme" - demikian istilah yang mereka gunakan untuk konflik sipil itu - namun oposisi mengatakan yang harus menjadi prioritas adalah pencopotan Presiden Bashar al-Assad.

Oposisi mengatakan pemerintah harus mematuhi komunike Jenewa I pada 2012 yang menyerukan pembentukan pemerintahan transisi.

Berita terkait