Cina 'usir' wartawan New York Times

  • 30 Januari 2014
New York Times
Ramzy bekerja untuk Majalah Times sebelum pindah New York Times Juni lalu.

Seorang wartawan harian terkemuka New York Times diminta untuk meninggalkan Cina setelah permohonan visanya ditolak.

Austin Ramzy -yang sudah bekerja sebagai wartawan di Cina selama enam tahun- sebelumnya bekerja di Majalah Time dan mengajukan visa Juni lalu setelah bergabung dengan NYT.

Hari ini (Kamis, 30/01) dia sudah meninggalkan Cina karena pihak berwenang mengatakan visanya tidak bisa selesai pada waktunya.

Klub Wartawan Asing di Cina, FCCC, mengatakan bahwa dia merupakan wartawan NYT ketiga dalam waktu 18 bulan belakangan yang tidak mendapat visa untuk bekerja sebagai wartawan.

Kasus yang dialami Ramzy dilihat berbagai pihak sebagai upaya pemerintah Cina untuk menekan wartawan asing yang bekerja di sana.

NYT membuat marah para pejabat Cina akhir 2012 karena menurunkan laporan panjang tentang jumlah kekayaan para anggota keluar mantan Perdana Menteri Wen Jiabao.

Sejak saat itu situs internet New York Times diblok dan tidak bisa diakses di Cina.

Dalam pernyataannya awal pekan ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Qin Gang, mengatakan Ramzy 'menggampangkan' peraturan karena 'tidak memperbarui kartu wartawannya serta tidak melaporkan perkembangan kondisi kerja dan izin tinggalnya'.

Berita terkait