BBC navigation

Australia bantah aniaya pencari suaka

Terbaru  23 Januari 2014 - 12:53 WIB
asylum seeker

Indonesia menjadi tempat transit penyelundup manusia yang membawa pencari suaka.

Pemerintah Australia membantah laporan adanya penganiayaan para pencari suaka oleh angkatan laut. Namun negara itu menawarkan kerja sama penyelidikan dengan Indonesia.

Sekelompok pencari suaka mengatakan mereka menderita luka bakar karena harus berpegangan pada pipa panas di perahu mereka Klik ketika dipaksa kembali ke wilayah Indonesia.

Polisi Indonesia mengatakan ada tanda-tanda luka bakar pada pencari suaka dan berupaya menyelidiki penyebabnya.

Pemerintah dan angkatan laut Australia mengatakan klaim ini tidak berdasar.

Berbicara di Washington, Menteri Luar Negeri Australia Julia Bishop mengatakan: "Saya benar-benar menolak setiap gagasan bahwa pemerintah Australia akan memaafkan perilaku semacam itu dan saya tidak bisa membayangkan para profesional yang kita miliki dalam pasukan kita akan berperilaku dengan cara itu."

"Tentu saja jika kami melanjutkan kerjasama, kami dapat memastikan tuduhan tersebut tidak benar, kami akan siap untuk melakukannya."

Laksamana Ray Griggs mengatakan pada akun Twitter-nya: "Berdasarkan semua yang saya tahu, tuduhan tersebut tidak berdasar."

'Percaya siapa?'

Laporan ini muncul setelah pencari suaka mengatakan kepada penyiar ABC Australia bahwa mereka dipukuli oleh personil angkatan laut, dan menderita luka bakar setelah dipaksa untuk berpegangan pada mesin perahu, ketika kapal mereka sedang ditarik ke Indonesia pada awal Januari lalu.

"Siapa yang Anda percaya? Apakah anda percaya personil angkatan laut Australia atau orang-orang yang mencoba melanggar hukum Australia?"

Tony Abbott

Indonesia menjadi tempat transit penyelundup manusia yang mengangkut para pencari suaka dengan kapal ke Christmas Island, bagian terdekat dari wilayah Australia.

Rekaman pada situs ABC menunjukkan pencari suaka sedang dirawat karena luka bakar.

Angkatan Laut dan pejabat perbatasan setempat mengatakan bahwa luka bakar itu mungkin diakibatkan oleh diri sendiri, atau terjadi ketika pencari suaka mencoba memperbaiki perahu motor, The Australian melaporkan.

Perdana Menteri Tony Abbott juga mengatakan ia mempercayai angkatan laut. "Siapa yang Anda percaya? Apakah anda percaya personil angkatan laut Australia atau orang-orang yang mencoba melanggar hukum Australia?" katanya kepada wartawan.

Namun, Christine Milne, pemimpin partai Greens, mengatakan: "Ketika ada tuduhan yang dibuat maka perlu diselidiki."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.