Presiden Ukraina peringatkan demonstran

  • 21 Januari 2014
kiev
Sejauh ini 100 orang terluka dan 30 ditahan akibat bentrokan.

Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych, memperingatkan bahwa stabilitas negara akan terancam dengan terus berlangsungnya bentrok antara polisi dan pengunjuk rasa anti-pemerintah di ibukota Kiev.

Barisan bus dan truk yang terbakar habis di pusat kota Kiev menandai batas antara wilayah demonstran dan polisi.

Bentrokan meletus pada hari Minggu (19/01) waktu setempat, menyusul bertambahnya jumlah pengunjuk rasa damai terhadap Presiden Viktor Yanukovych.

Pihak berwenang mengatakan polisi memiliki hak untuk menggunakan senjata api untuk membela diri.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (20/01) malam, Presiden Yanukovych mengatakan bahwa "sekarang, saat aksi damai berubah menjadi kerusuhan massa disertai dengan pembakaran dan penggunaan kekerasan, saya yakin peristiwa ini adalah ancaman tidak hanya untuk Kiev tetapi untuk seluruh Ukraina."

Pekan lalu, pendukung presiden di parlemen Ukraina memberikan polisi kewenangan ekstra untuk mengatasi demonstran.

kiev
Mantan Menteri Dalam Negeri Yuriy Lutsenko termasuk salah satu yang terluka akibat bentrokan.

Setidaknya 30 orang telah ditangkap dalam bentrokan, dan sekitar 100 orang terluka termasuk puluhan petugas polisi.

Kerusuhan terjadi setelah aksi damai menentang keputusan Kiev untuk menolak kesepakatan politik dengan Uni Eropa, dan menguatkan undang-undang anti-protes.

Presiden Yanukovych mengatakan ia siap bernegosiasi dengan dan pemimpin oposisi. Sebuah komisi lintas partai juga telah dibentuk untuk mencoba menyelesaikan krisis ini.

Berita terkait