Kapal 'untuk kembalikan pencari suaka ke Indonesia'

  • 8 Januari 2014
Pencari suaka
Kapal kecil seperti ini kerap dipakai pencari suaka berlayar hingga perairan Australia.

Pemerintah Australia diberitakan berencana membeli 16 kapal penyelamat yang akan dipakai sebagai sarana mengembalikan para pencari suaka kembali ke perairan Indonesia, tulis sebuah koran setempat.

Pemerintah menolak berkomentar tentang dugaan yang dilansir oleh koran terbitan Fairfax Media yang terbit Rabu (08/01).

Namun Menteri Imigrasi Scott Morrison seperti dikutip kantor berita AFP mengatakan "semua cara yang dianggap perlu" akan ditempuh guna menghentikan lajunya manusia perahu masuk ke negara itu.

Koran Fairfax Media menulis 16 kapal mesin yang dibeli pemerintah Australia mirip dengan kapal-kapal penyelamat yang dipakai kapal-kapal pesiar untuk menyelamatkan penumpang dalam kondisi kecelakaan laut.

Kapal ini akan melengkapi sarana yang sudah dimilik petugas pelindung perbatasan negara itu sebagai alternatif kendaraan pengangkut pencari suaka jika kapal mereka dianggap tak aman untuk berlayar kembali ke perairan Indonesia.

Beberapa tahun terakhir pencari suaka asing yang berangkat dari Indonesia mengubah taktik dengan merusakkan mesin atau bahkan sengaja membuat kapal mereka karam saat bertemu petugas perbatasan Australia di laut.

Tujuannya agar mereka diangkut ke daratan setempat dan tak dipaksa berlayar kembali.

'Ujung Pangkal'

Namun langkah ini dinilai akan memperuncing hubungan bilateral Australia-Indonesia yang sudah merenggang akibat dugaan kegiatan mata-mata terhadap sejumlah pejabat tinggi Jakarta.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa Selasa (07/01) mengkritik pendekatan pengembalian pencari suaka dengan menggiring mereka di laut ke perairan Indonesia.

Pencari suaka
Pencari suaka dari Timur Tengah, Afrika dan Asia Tengah menggunakan Indonesia sebagai transit.

47 pencari suaka asal Sudan dan Somalia dikembalikan berlayar ke perairan Indonesia pertengahan Desember lalu hingga kemudian terdampar di sekitar Pulau Rote, NTT.

Pencari suaka
Tenggelamnya kapal pencari suaka banyak terjadi dan makan korban puluhan orang tahun lalu.

"Kalau kita semua menerapkan pendekatan ini, dimana ujung pangkalnya?" seru Marty.

"Apakah setiap negara akan melakukan hal serupa? Indonesia mengembalikan kapal dari negara lain?"

Hubungan bilateral dalam bentuk tiga kerja sam strategis masih dibekukan terkait skandal penyadapan Australia ini.

Atas perintah Presiden Susilo bambang Yudhoyono kini Marty bekerja sama dengan Menlu Julie Bishop menyusun protokol bilateral dalam rangka menyiapkan pemulihan hubungan tersebut.

Berita terkait