BBC navigation

PM Turki dukung pengadilan ulang kasus kudeta

Terbaru  6 Januari 2014 - 09:52 WIB
erdogan

PM Turki Erdogan tampak memihak militer setelah sejumlah menterinya mengundurkan diri atas tuduhan korupsi.

Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan dia mendukung peninjauan ulang kasus penahanan ratusan pejabat militer yang sebelumnya dihukum karena dakwaan merencanakan kudeta pemerintah.

Pernyataan ini dikemukakan setelah penasehat Erdogan mengungkap bahwa para pejabat itu telah dijebak oleh kepolisian dan aparat hukum.

Ratusan orang dipenjara pada tahun 2012 dan 2013 dalam kasus besar yang dikenal dengan nama Sledgehammer dan Ergenekon.

Para wartawan mengatakan pernyataan ini menandai perputaran politik di negara itu.

"Posisi kami dalam kasus pengadilan ulang adalah posisi yang akan menguntungkan (bagi korban)," kantor berita AFP mengutip Erdogan mengatakan.

"Pertama kita harus menetapkan landasan hukum untuk mengadakan pengadilan ulang."

Tinjauan ini muncul ketika ketegangan politik semakin meningkat terutama atas banyaknya dugaan korupsi di pemerintah Turki.

Erdogan telah menuduh polisi dan peradilan mendalangi penyelidikan yang menyebabkan Klik pengunduran diri sejumlah menterinya.

Ketegangan antara pemerintah dan kepolisian pun meningkat setelah sejumlah Klik perwira polisi dipecat karena menangkap sejumlah orang dengan dakwaan korupsi.

Wartawan BBC James Reynolds di Istanbul mengatakan perdana menteri Turki tampaknya kini memihak militer yang dulu pernah dia singkirkan.

Di pemerintahan awalnya, Erdogan membentuk aliansi tidak resmi dengan kejaksaan untuk mendepak militer dari politik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.